Ahad 17 Dec 2017 07:05 WIB

Mengisi Liburan Sekolah dengan Dongeng

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Indira Rezkisari
Anak-anak mendengarkan dongeng atau cerita.
Foto: Flickr
Anak-anak mendengarkan dongeng atau cerita.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan anak saat liburan. Mendengarkan dongeng bisa menjadi salah satu alternatif pengisi liburan yang tentu akan bermanfaat bagi anak.

Salah satu pendongeng sekaligus penggagas Komunitas Dongeng Kota Hujan, Bonchie Yoska Sudrajat memaparkan kegiatan liburan bermanfaat bagi anak dengan cara mendongeng. "Menyambut liburan rencananya saya juga memang akan menggarap kegiatan yang berhubungan dengan dongeng. Kini sudah banyak tempat dan komunitas yang mulai melibatkan kegiatan dongeng di kegiatan anak-anaknya," kata wanita yang biasa disapa Kak Bonchie.

Dengan suara yang lucu dan gaya yang enerjik, Kak Bonchie siap mengajak penikmat dongeng untuk mengikuti berbagai kegiatan yang akan diselenggarakan selama tiga hari dari tanggal 22 hingga 24 Desember 2017 di Taman Kopi, Bogor. Kegiatan yang diberi nama DongengKriya tersebut merupakan gabungan dongeng dengan kelas kriya.

"Tema yang diberikan bebas, namun untuk dongeng kriya tanggal 22 memang akan mengambil tema hari ibu," katanya.

Pada tiga hari tersebut, wanita yang tinggal di Bogor, Jawa Barat ini akan mengajak peserta untuk membuat karya kerajinan tangan yang berhubungan dengan tema cerita yang dibawakan. Kak Bonchie mengharapkan melalui hasil karya tersebut peserta dapat membagikan cerita yang telah disampaikan kepada orang lain di sekitarnya.

Kak Bonchie menuturkan bahwa dalam satu cerita akan memiliki banyak pesan yang terkandung didalamnya. Walaupun mengangkat tema tertentu, tapi ada pesan dan nilai moral lainnya yang bisa didapat dalam satu cerita. Kak Bonchie memang menyiapkan satu cerita untuk dibawakan, namun ternyata waktu mendongeng malah membawakan cerita lainnya. Hal ini karena Kak Bonchie dan kawan-kawan mempersiapkan beberapa pilihan sesuai dengan audience yang hadir juga.

Target pendengar dongengnya untuk anak usia 5 sampai 12 tahun. Ibu yang mengawali karir mendongeng ketika diajak kolaborasi membawakan dongeng musikal ini mengakui bahwa dia justru belajar banyak dari anak-anak. "Ketika mendatangi daerah baru, saya juga banyak belajar. Tentang budaya, bahasa dan segalam macamnya. Hal itu bisa memperkaya cerita yang bisa saya sampaikan selanjutnya," sambung Kak Bonchie.

Wanita yang sudah 7 tahun mendongeng ini berharap dapat menyebarkan virus kebaikan. Dia dan teman-teman pendongeng lainnya berharap semakin banyak orang tua dan masyarakat yang mau kembali membiasakan cerita dan dongeng kepada anak-anaknya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement