Sabtu 02 Dec 2017 19:56 WIB

Menteri Susi: Even Sail Jangan Hanya Seremoninya

Rep: Irfan Junaedi/ Red: Elba Damhuri
[12:15 PM, 12/2/2017] Irfan J: Kapal Bima Suci ikut memeriahkan gelaran Sail Sabang 2017, Sabtu (2/12).
Foto: Irfan Junaedi/Republika
[12:15 PM, 12/2/2017] Irfan J: Kapal Bima Suci ikut memeriahkan gelaran Sail Sabang 2017, Sabtu (2/12).

REPUBLIKA.CO.ID, SABANG -- Dorongan untuk menjadikan even sail lebih hebat disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Dia menilai even-even sail itu sangat bagus untuk mengenalkan potensi wisata laut Indonesia kepada dunia.

Hanya, menurut dia, even sail itu harus ditingkatkan efektivitasnya. "Harus diluaskan partisipannya, diperbanyak medianya," tutur dia di Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Sabtu (2/12).  Pesertanya, kata Susi, lebih diperbanyak dari komunitas yatch dan bukan didominasi kapal-kapal dalam negeri.

Selain itu, even even sail juga dimintanya untuk tidak hanya berkonsentrasi pada puncak acara. "Jadi jangan hanya seremoninya. Tapi harus dipikirkan setelahnya," tutur dia. Susi pun menekankan bahwa even sail itu program panjang.

Susi menyatakan setuju dengan arahan Wakil Presiden Jusuf Kalla agar agenda pelaksanaan sail dievaluasi. Pernyataan Susi ini merujuk pada Sail Sabang yang berlangsung di tengah cuaca ekstrem.

Saat memberikan sambutan pada acara puncak Sail Sabang, Gubernur NAD, Irwandi Yusuf, sempat meminta maaf atas kondisi cuaca yang membuat acara tersebut kurang sempurna. Sebagian atraksi pun batal digelar karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.

Namun demikian dia menilai Sail Sabang sudah menjadi jadi ajang wisata kelas dunia. Berbagai kegiatan seperti rally kapal layar, festival kopi dan kuliner digelar dalam acara tersebut.

Hal ini bisa dijadikan momentum untuk menjadikan Sabang sebagai terminal wisata bahari dunia. Selain itu juga sekaligus mempromosikan suksesnya perdamaian di Aceh.

Saat ini, kata Irwandi, Aceh mempunyai potensi ekonomi maritim besar yang belum dimanfaatkan optimal. Seluas 295 ribuan kilometer persegi (setara 88 persen) wilayah Aceh berupa perairan laut dan terdiri 119 Pulau. Sejak 5 Juli 2017 pihaknya dibantu pemerintah pusat untuk menyusun blueprint pembangunan kelautan Aceh.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement