Jumat 20 Oct 2017 15:55 WIB

Bila Anak tak Suka Sayuran

Rep: Dessy Susilawati/ Red: Yudha Manggala P Putra
Sayuran  (ilustrasi)
Foto: Republika/Prayogi
Sayuran (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertumbuhan anak merupakan masa yang menuntut orang tua memperhatikan asupan gizi yang berimbang untuk Si Buah Hati. Sayuran dan buah termasuk di antara pilihan sehat memenuhi nutrisinya.

Namun, tak jarang menu itu, terutama sayuran, tak disukai anak. Apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya?

Menurut Chef Stefu dari Association of Culinary Professionals Indonesia (ACPI) jenis makanan dan cara pengolahan menjadi salah satu faktor penentu anak menjadi picky eater. "Tantangan orang tua, variasi makanan di rumah kurang. Jadi makanan harus bervariasi, penting harus enak rasa makanannya. Tidak harus hambar rasanya," ujarnya di Jakarta, Jumat (20/10).

Selama ini, menurutnya, para orang tua membuat masakan sehat tanpa memikirkan rasa. Sehingga menjadikan anak trauma terhadap makanan sehat. "Kita harus membuat makanan yang enak dulu, bukan cuma sayur tercukupi tidak ada gunanya," ungkapnya.

Chef Stefu, merupakan salah satu dari sejumlah koki ACPI yang terlibat dalam kegiatan berkreasi menu masakan bersama 20 puluh siswa sekolah dasar di Jakarta yang digelar Nestle Indonesia. Kegiatan ini sekaligus memperingati International Chefs Day 2017. Selain berkreasi menu masakan bersama Chef, siswa SD ini juga diberi pemahaman pentingnya gizi seimbang yang bisa diterapkan di rumah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement