Selasa 29 Aug 2017 17:26 WIB

Taman Wisata Alam Ruteng Sudah Dilengkapi Penginapan

Taman Wisata Alam Ruteng.
Foto: Indonesia Travel
Taman Wisata Alam Ruteng.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam Nusa Tenggara Timur telah membangun fasilitas penginapan di Taman Wisata Alam Ruteng sebagai upaya menarik kunjungan wisatawan. Selain penginapan, terdapat pula aula yang dapat digunakan sebagai pertemuan yang telah dilengkapi fasilitas MKC yang memadai.

"Sudah ada beberapa fasilitas penginapan untuk wisatawan di lokasi Danau Rana Mese di Kabupaten Manggarai Timur, NTT untuk memudahkan wisatawan berkunjung ke kawasan itu," kata Kepala BKSD, Nusa Tenggara Timur, Tamen Sitorus ketika ditemui di Kupang, Selasa (29/8).

Ia mengatakan, BKSD NTT terus membenahi fasilitas dalam kawasan TWA Ruteng yang diapiti Taman Nasional Kelimutu dan Taman Nasional Komodo, sehingga menarik kunjungan wisatawan. Kawasan TWA Ruteng menurut dia memiliki potensi sebagai destinasi wisata alam yang menarik dikunjungi wisatawan, karena TWA Ruteng memiliki obyek wisata Danau Rana Mese dan air terjun Cunca Rede yang sangat indah.

"Kita harapkan wisatawan yang telah mengunjungi Pulau Komodo dan Kelimutu menginap juga di Danau Rana Mese sebelum melanjutkan perjalanannya ke daerah lain di Flores. Hal itulah yang mendorong BKSDA membangun fasilitas penginapan di TWA Ruteng," kata Sitorus.

Ia menegaskan, pembangunan fasilitas di Rana Mese dilakukan setelah pemerintah pusat menetapkan Pulau Flores sebagai kawasan strategis pariwisata nasional. Sitorus berharap kawasan wisatawa Ruteng yang memiliki fenomena alam yang sangat berbeda dengan obyek wisata Taman Nasional Kelimutu dan Komodo itu bisa mendapatkan keuntungan dari penetapan kawasan strategis itu.

Lebih lanjut Sitorus mengatakan kawasan wisata alam Ruteng di Danau Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, sudah dikunjungi peserta tour the Flores 2017. "Kita harapkan melalui dua kegiatan itu membuat kawasan wisata alam Ruteng semakin dikenal untuk dikunjungi wisatawan mancanegara," kata Sitorus.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement