Selasa 18 Oct 2016 06:26 WIB

Festival dan Konser Dibatalkan Hormati Masa Berkabung Thailand

Rep: Ahmad Fikri Noor/ Red: Indira Rezkisari
Gambar mendiang Raja Bhumibol dengan pesan penghormatan muncul di layar ATM di Bangkok, Thailand, (16/10). Gambar dan pesan tersebut merupakan wujud duka cita bagi sang raja.
Foto: EPA
Gambar mendiang Raja Bhumibol dengan pesan penghormatan muncul di layar ATM di Bangkok, Thailand, (16/10). Gambar dan pesan tersebut merupakan wujud duka cita bagi sang raja.

REPUBLIKA.CO.ID, Otoritas pariwisata Thailand mengumumkan beberapa atraksi, acara, dan festival wisata akan dibatalkan atau ditunda selama satu tahun masa berkabung nasional. Pengumuman ini sekaligus menjadi informasi tambahan setelah pemerintah meminta turis untuk bersikap sopan terutama beberapa bulan pasca mangkatnya Raja Bhumibol Adulyadej.

Seperti dikutip dari Travel and Leisure, kebanyakan tempat wisata masih akan beroperasi secara normal. Meski begitu, lokasi terkenal seperti Grand Palace dan Kuil Buddha Zamrud akan ditutup mulai dari 14 Oktober hingga 20 Oktober. Sementara stadion tinju Ratchadamnoen dan Lumpinee akan ditutup mulai dari 14 Oktober hingga 31 Oktober.

Perayaan seperti Festival Sungai Bangkok 2016, Festival Kembang Api Pattaya, Perayaan Tahun Baru, dan Atraksi Jalanan Bangkok dibatalkan. Begitu pula halnya dengan agenda konser seperti Oasis, Morrissey, dan Orkestra Simfoni Bangkok.

Sementara Istana tengah mempersiapkan prosesi permakaman, siapa pun bisa memberikan penghormatan pada mendiang raja di kompleks istana. Kementerian Pariwisata pun menyediakan transportasi umum dari berbagai area menuju lokasi mulai 17 Oktober 2016.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement