Senin 01 Aug 2016 10:52 WIB

Augmented Reality Disediakan untuk Lihat Lukisan Kepresidenan

Pengunjung menikmati karya seni di ruang pameran Aku Diponegoro Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (12/2).
Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Pengunjung menikmati karya seni di ruang pameran Aku Diponegoro Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (12/2).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyediakan fasilitas teknologi realitas tertambah atau augmented realty (AR) melalui aplikasi "Goresan Juang Kemerdekaan" bagi para pengunjung untuk menikmati sejumlah koleksi lukisan Istana Kepresidenan di Galeri Nasional, Jakarta.

Pemerintah Indonesia menyelenggarakan Pameran lukisan "17/71: Goresan Juang Kemerdekaan" di Galeri Nasional, Jakarta selama 1 bulan sejak 1 Agustus 2016.

Menurut pantauan di Jakarta pada Senin pagi (1/8), aplikasi tersebut dapat diunduh melalui Googleplay di telepon pintar dengan sistem Android. Para pengunjung yang telah menggunakan aplikasi tersebut nantinya dapat mengetahui data lukisan yang dipamerkan seperti antara lain nama pelukis dan judul, tahun pembuatan serta cerita animasi 3 dimensi yang mengisahkan lukisan tersebut.

Nama-nama para tokoh yang ada dalam lukisan juga ditampilkan dalam informasi di "smartphone". Pengunjung dapat mengetahui latar belakang lukisan dengan mengarahkan kamera telepon pintar ke arah lukisan dan informasi akan segera ditampilkan dalam layar telepon.

Selain itu, Bekraf juga menyediakan permainan interaktif dalam aplikasi tersebut yang ditujukan bagi generasi muda yang saat ini banyak menggunakan teknologi telepon pintar. Sebanyak 28 lukisan dari 15 ribuan lukisan koleksi istana kepresidenan baik di Jakarta, Bogor maupun Yogyakarta ditampilkan dalam pameran tersebut.

Rencananya Presiden Joko Widodo akan membuka pameran tersebut pada Senin sekitar pukul 09.00 WIB.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement