REPUBLIKA.CO.ID, BUSAN -- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yakin acara "Wonderful Indonesia Golf" dapat menggaet 1.000 wisatawan pegolf asal Kota Busan, Korea Selatan, untuk main di Indonesia.
"Saya yakin ada sekitar 1.000 wisatawan pegolf yang potensial dalam acara ini," kata Deputy Director of Sales Mision for Asia Pasific Kemenpar Jordi Paliama di sela-sela acara "Wonderful Indonesia Golf" yang diselenggarakan di Busan, Korea Selatan, Senin.
Optimisme tersebut terlihat dari antusiasme para tamu undangan yang memenuhi acara "sales Mission Golf" yang diselenggarakan di Lotte Hotel Busan, Korsel.
"Dapat kita lihat undangan 98 persen datang dan dilihat dari antusiasme mereka mencari informasi atas golf di Indonesia, minimal 1.000 wisatawan golf ke Indonesia bisa terpenuhi," kata Jordi.
General Manager Padang Golf Modern Feliks Hariyanto mengakui, program "Wonderful Indonesia Golf" sangat tepat dalam memperkenalkan potensi wisata golf di Indonesia.
"Sebelumnya kami bingung untuk melakukan pemasaran ke luar negeri, dengan adanya program ini merupakan wadah yang bagus untuk pemasaran," kata Feliks.
Direktur Pemasaran PT Visi Prima Golf Merry Kwan mengatakan dirinya yakin minimal 1.000 pegolf dapat digaet dalam acara ini.
Dia juga mendukung program Kemenpar dalam mempromosikan potensi wisata golf Indonesia ke Negara Ginseng ini sangat potensial.
Mery menilai olahraga golf di Korea sudah menjadi gaya hidup dan mereka kebanyakan sering main di luar negara dan selama ini sebagian besar ke Thailand.
"Ini peluang Indonesia untuk menggaet wisatawan golf dari Korea karena kita memiliki fasilitas lapangan yang lebih baik dibanding Thailand," katanya.
Dia mengakui bahwa kebanyakan para pegolf main ke Thailand karena harganya murah, namun dengan pemasaran yang bagus ditambah fasilitas yang lebih baik maka pasti Indonesia akan lebih menarik.
"Sebenarnya yang menjadi pesaing kita Vietnam yang saat ini membangun lapangan golf yang bagus, tapi dari sumber daya manusia, kita lebih siap," ungkapnya.