Selasa 12 Jan 2016 15:30 WIB

Februari 2016, Solo Siap Gelar Ajang Belanja Gila Diskon

Launching Solo Great Sale di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Selasa (12/1)
Foto: Republika/Winda Destiana
Launching Solo Great Sale di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Selasa (12/1)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ajang belanja dengan diskon gila-gilaan siap dihelat Solo pada Februari 2016 mendatang.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meluncurkan Solo Great Sale (SGS) 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata, Selasa (12/1). 

Ajang ini akan diselenggarakan selama satu bulan lebih dengan mengangkat tema Ungkapan Cinta dengan Bijak Berbelanja. Terhitung mulai dari 1 hingga 29 Februari 2016 wisatawan akan disuguhkan pelbagai pusat perdagangan dan perbelanjaan, hotel & restoran, pertokoan, serta outlet bisnis lainnya yang ada di kota Surakarta, Jawa Tengah.   

Menpar Arief Yahya menyambut baik diselenggarakan SGS 2016 ini dalam upaya mempromosikan dan menarik kunjungan wisatawan ke Kota Solo yang menjadikan wisata belanja sebagai daya tarik.

"Event SGS ini sangat efektif dalam mempromosikan dan menarik kunjungan wisatawan ke Kota Solo. Selama satu bulan penyelenggaraan great sale tersebut akan menghasilkan transaksi sebesar Rp 125 miliar serta kunjungan wisatawan yang ditargetkan sebanyak 230 ribu orang, dari jumlah ini yang menginap di hotel sebanyak 150 ribu wisatawan," kata Menpar Arief Yahya dalam sambutannya.

Dijelaskan lebih lanjut kegiatan promosi melalui event SGS ini merupakan bagian dari pendekatan BAS (Branding/PR-ing, Advertising, dan Selling).

"SGS merupakan kegiatan selling sehingga peran pelaku usaha lebih besar, sedang pemerintah memberikan pendukungan dengan proporsi penggunaan anggaran sebesar 80 persen swasta dan 20 persen pemerintah," tambah Menpar Arief Yahya.

 

Menpar berharapkan kegiatan SGS akan menarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia lebih banyak lagi serta meningkatkan perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) yang tahun ini ditargetkan sebanyak 12 juta wisman dan 260 juta perjalanan wisnus.

Pihak panitia penyelenggara selama SGS berlangsung telah menyiapan 15 kegiatan antara lain, grebeg Sudiro, Solo Imlek festival, pemecahan rekor Muri menulis kaligrafi Cina 500 M, pesta kembang api, lampion terbang, festival kampung Cina, festival jenang Solo, Cap Go Meh, sendra tari Ramayana, wayang orang Sriwedari, serta pertunjukan ketoprak Balekambang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement