Rabu 11 Nov 2015 08:49 WIB

Empat Manfaat Sarapan Pagi Bagi Anak

Rep: C39/ Red: Indira Rezkisari
Kebiasaan sarapan pagi dapat mencukupi 25 persen kebutuhan gizi dan energi dalam setiap hari.
Foto: pexels
Kebiasaan sarapan pagi dapat mencukupi 25 persen kebutuhan gizi dan energi dalam setiap hari.

REPUBLIKA.CO.ID, Guru besar di Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Hardiansyah mengungkapkan, bahwa terdapat 16,9 persen hingga 59 persen keluarga yang tidak sarapan di pagi hari, di beberapa kota besar Indonesia.

Padahal, kebiasaan sarapan pagi mempunyai banyak manfaat terhadap tumbuh kembang anak dan saat mereka belajar di sekolah. Berikut beberapa manfaatnya, seperti yang diungkapkan pakar di bidang gizi keluarga dalam acara Sosialisi Sarapan dan Bekal Bergizi blue Band di Gedung PKK Melati Jaya, Jalan Kebagusan Raya No 42, Jakarta Selatan, Selasa (10/11)

Pertama, menurut Prof Hardiansyah, dengan melakukan kebiasaan sarapan pagi dapat mencukupi 25 persen kebutuhan gizi dan energi dalam setiap hari.

Kedua, kebiasaan sarapan pagi juga dapat meningkatkan konsentrasi saat anak Anda belajar di sekolah. Sehingga hal ini juga berpengaruh baik terhadap prestasi mereka.

(baca: Omega 3 dan 6 Harus Ada dalam Menu Sarapan)

Ketiga, membuat anak tidak mengantuk saat belajar. Namun, mungkin Anda harus berhati-hati terhadap apa yang menjadi menu sarapan Anda, karena dikatakan beberapa makanan justru akan membuat Anda mengantuk.

Keempat, jika anak Anda terbiasa sarapan pagi, akan menambah semangatnya dalam belajar. Jadi, mau tidak mau Anda harus mulai menerapkan kebiasaan ini,  walaupun Anda sesibuk apapun.

Sementara, jika orang tua membiarkan anaknya tidak sarapan pagi akan terjadi sebaliknya, perut mereka akan keroncongan yang tentu saja mengganggu kegiatan belajar mengajarnya. Selain itu, anak akan merasa lesu, mengantuk, kurang konsentrasi di kelas dan kurang bersemangat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement