Ahad 03 May 2015 11:08 WIB

Wisatawan Keluhkan Jalan Rusak di Banten

Pantai Sawarna
Foto: Google
Pantai Sawarna

REPUBLIKA.CO.ID, RANGKASBITUNG -- Sejumlah wisatawan domestik mengeluhkan rusaknya jalan di Provinsi Banten, terutama jalan menuju objek wisata seperti Pantai Sawarna Lebak Banten.

"Jalannya hancur dan rusak parah, debu dimana-dimana," ujar seorang wisatawan, Herizal di Rangkasbitung, Banten, Sabtu (3/5). Dia menyebut beberapa jalan rusak di jalur Rangkasbitung, Cileles, Gunung Kencana, Malingping hingga Bayah.

Jalan-jalan di wilayah tersebut berbatu dan penuh lubang. Kondisi tersebut diperparah dengan banyaknya "Pak Ogah" di sepanjang jalan rusak.

"Ada yang memaksa dengan memasang portal bambu, ada juga yang tidak mempermasalahkan," katanya.

Akibat jalan rusak, waktu tempuh pun bertambah menjadi dua kali lipat. Jalan alternatif ke objek wisata di Bayah tersebut bisa melalui Sukabumi yang jalannya mulus, tetapi Herizal tak tahan karena macet apalagi ketika libur panjang.

"Baru nyoba jalur Banten, tahunya lebih parah," keluh dia.

Wisatawan lainnya, Iin Kurniawati, juga mengeluhkan hal yang senada. Menurut Iin, seharusnya pemerintah mengambil tindakan tegas untuk mengatasi persoalan jalan rusak itu.

"Sayang sekali, kalau dibiarkan rusak. Wisatawan banyak yang mengurungkan niatnya ke Banten," kata Iin.

Warga Kecamatan Malimping, Lebak, Farida, mengatakan sejumlah ruas jalan rusak di wilayah disebabkan karena banyaknya truk bertonase berat melalui wilayah tersebut.

"Padahal baru dicor, sudah rusak lagi," kata Farida.

Pantai Sawarna merupakan salah satu pantai laut selatan Jawa. Pantai tersebut mempunyai pasir putih dan dihiasi karang nan indah.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement