Ahad 19 Apr 2015 12:18 WIB

Menara Eiffel Tutup Total? Ada Apa?

Rep: MGROL 38/ Red: Winda Destiana Putri
Menara Eiffel
Foto: Dailymail
Menara Eiffel

REPUBLIKA.CO.ID, PRANCIS -- Menara Eiffel tutup total setelah para pekerjanya memutuskan untuk mogok kerja. Aksi mereka itu merupakan bentuk perlawanan terhadap keputusan pemerintah.

Aksi mogok tersebut berawal dari pemerintah Prancis yang mengatakan akan memotong anggaran untuk layanan publik, sehingga para pekerja di sektor publik ini memprotes pemotongan anggaran untuk layanan publik di Prancis, dilansir Dailymail, Ahad (19/4).

Sekarang para pekerja dari tempat wisata yang paling banyak dikunjungi di seluruh dunia itu bergabung dalam aksi solidaritas bersama ribuan pekerja lainnya. Laporan setempat menyatakan sekitar 1000 demonstran turun ke jalan Strabourg.

Salah seorang juru bicara serikat, Stephane Dieu mengatakan, menara Eiffel akan ditutup total selama 18 jam. "90 persen staf memilih untuk mogok kerja dan menempatkan tanda-tanda di lantai menara untuk memastikan tidak ada wisatawan yang berkeliaran di menara ini," tambahnya.

Pemotongan anggaran ini diklaim dapat melemahkan sektor pelayanan publik serta daya beli, sehingga dapat merugikan suplai ekonomi terbesar kedua di Eropa.

Padahal ada sekitar 25.000 pengunjung yang menaiki menara ini setiap harinya dengan tiket sebesar 15,50 euro atau sekitar Rp 212.000.

"Kami di sini ... untuk mendapatkan perubahan keputusan dari pemerintah," ujar pejabat Confederation of Labour (CGT) Pierre Tommasi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement