Kamis 19 Feb 2015 15:44 WIB

Lima Alasan Anak Harus Makan Sayur

Anak harus diajarkan sejak dini untuk menyukai buah dan sayur.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Anak harus diajarkan sejak dini untuk menyukai buah dan sayur.

REPUBLIKA.CO.ID, Anak-anak perlu dikenalkan kepada sayuran sejak dini. Kebiasaan makan sayuran akan terbawa sampai anak dewasa dan mampu menurunkan risiko terkena penyakit berat seperti jantung dan kanker.

Jika Anda masih ragu tentang pentingnya anak makan sayur, berikut ini kami beberkan 5 alasan penting anak perlu makan sayuran.

Sayuran membantu pertumbuhan anak

Sayuran mengandung banyak vitamin dan mineral penting seperti vitamin A, C, E, dan kalium. Vitamin dan mineral itu mampu membangun jaringan tubuh dan meningkatkan pertumbuhan sel.

Sayuran mampu melawan penyakit

Zat yang terkandung pada buah-buahan dan sayuran dapat melindungi anak dari penyakit diabetes tipe 2, yang semakin umum pada anak-anak. Dengan belajar menyukai sayuran, seperti dikutip dari www.parentsindonesia.com, anak-anak akan membangun kebiasaan hidup sehat sampai mereka dewasa dan mampu membantu menurunkan risiko terkena penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan beberapa jenis kanker.

Sayuran membantu terhidrasi

Anak-anak tidak harus mendapatkan air minum. Namun sayuran seperti selada dan wortel, mengandung banyak sekali air. Brokoli makanan yang disebut-sebut paling bergizi menanding air lebih dari 90 persen.

Sayuran mencegah obesitas

"Tidak perlu diragukan lagi anak-anak yang makan lebih banyak buah dan sayuran memiliki berat badan lebih rendah," kata Christine Gerbstadt, MD, RD, juru bicara American Dietetic Association (ADA).

Itu karena zat-zat yang ada di dalam sayuran dan buah-buahan rendah kalori dan lemak namun memiliki nutrisi yang tinggi. Nutrisi yang ada dalam sayuran dan buah-buahan mampu diserap tubuh dengan sempurna.

Sayuran kaya serat

Serat membuat anak-anak merasa kenyang dan mencegah sembelit. Makan makanan yang tinggi serat juga berarti mampu menurunkan risiko anak terkena penyakit jantung dan kolesterol tinggi saat mereka dewasa.

Saat ini kebanyakan anak-anak hanya mendapatkan setengah serat yang mereka butuhkan. Kentang panggang (dengan kulit) dan kecambah adalah dua sumber serat terbaik.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement