Rabu 04 Mar 2026 13:06 WIB

Jimmy Fallon Ejek Donald Trump Terkait Serangan ke Iran

Fallon membuat semacam wawancara parodi dengan menggunakan klip pernyataan Trump.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Presenter Jimmy Fallon. Fallon menyita perhatian setelah me-roasting Donald Trump lewat segmen komedi yang menampikkan kompilasi momen paling memalukan sang presiden. Hal ini dilakukan tak lama setelah setelah serangan militer AS ke Iran yang memicu ketegangan global.
Foto: EPA
Presenter Jimmy Fallon. Fallon menyita perhatian setelah me-roasting Donald Trump lewat segmen komedi yang menampikkan kompilasi momen paling memalukan sang presiden. Hal ini dilakukan tak lama setelah setelah serangan militer AS ke Iran yang memicu ketegangan global.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembawa acara "The Tonight Show", Jimmy Fallon, menyita perhatian setelah me-roasting Donald Trump lewat segmen komedi yang menampikkan kompilasi momen paling memalukan sang presiden. Hal ini dilakukan tak lama setelah setelah serangan militer AS ke Iran yang memicu ketegangan global.

Dalam episode "The Tonight Show" pada 2 Maret, seperti dilansir laman The Mirror, Rabu (4/3/2026), Fallon membuat semacam sesi wawancara parodi dengan menggunakan klip pernyataan Trump. Pada sesi ini, Fallon mengajukan pertanyaan serius, lalu memutar potongan video pidato Trump sebagai jawaban.

Baca Juga

"Terima kasih telah bergabung dengan kami, Tuan Presiden. Ini adalah keputusan besar. Apa yang terlintas di pikiran Anda saat Anda mengambil keputusan ini?" kata Fallon.

Saat itulah Fallon memutar video Trump yang mengatakan, "Bing, bing, bong, bong, bing, bing, bing".

photo
Presiden AS Donald J Trump. - ( EPA/KENNY HOLSTON / POOL)

 

Di tengah gelak tawa dan sorakan penonton, Fallon tampak kebingungan sambil melihat catatannya. la lanjut bertanya, "Dan sekarang setelah Anda memulai situasi ini, apakah Anda punya rencana untuk langkah selanjutnya?". Klip kemudian memutar pernyataan Trump yang mengatakan "Sama sekali tidak ada".

Kemudian Fallon mengajukan pertanyaan serius lainnya tentang keputusan militer AS di Iran. "Sejauh ini Anda telah menyerang fasilitas nuklir dan pertahanan rudal. Apa yang paling ingin Anda hancurkan?".

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement