Jumat 07 Nov 2014 12:21 WIB

Flores Sabet Best in Travel 2015

Sejumlah wisatawan menikmati pemandangan Danau Kelimutu di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, Selasa (2/9).  (Antara/Reno Esnir)
Sejumlah wisatawan menikmati pemandangan Danau Kelimutu di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, Selasa (2/9). (Antara/Reno Esnir)

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Daerah tujuan wisata di Flores, Indonesia, menerima penghargaan dari Lonely Planet sebagai 'Top 10 Regions, Best in Travel 2015' yang diumumkan dalam Pameran Pariwisata WTM London di Dedung Excel, London, 3-6 November lalu.

"Kami senang akhirnya misi Kementerian Pariwisata mempromosikan 'Beyond Bali' diakui dunia," ujar Direktur Promosi Pariwisata Luar Negeri Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya, Jumat (7/11).

Dikatakan lebih lanjut, penghargaan dari lembaga independen yang bergerak dalam penerbitan buku wisata terkemuka di dunia itu diberikan kepada daerah wisata Flores di Indonesia sebagai satu-satunya wilayah atau region di Asia.

Region lainnya adalah daerah wisata Gallipoli di Turkey, Rocky Mountain National Park (AS), Toledo (Belize), Tasmania (Australia), Arctic Norway (Norway), Khumbu (Nepal), The Copper Canyon (Mexico), Flores (Indonesia), Atacama Desert (Chile), dan Macau (China).

Dalam acara yang dihadiri berbagai kalangan yang bergerak di industri pariwisata itu, Bali juga terpilih sebagai 'The Top 10 Best-Value Destinations for 2015' bersama Tunisia, South Africa, Shanghai, Samoa, Uruguay, Portugal, Taiwan, Romania, dan Burkina Faso.

Menurut Chris Zeiher dari Lonely Planet, penghargaan diberikan berdasarkan rekomendasi yang diambil dari ratusan ide yang disampaikan tim yang terdiri atas penulis, blogger, twitter, termasuk wisatawan.

"Sebuah panel ahli perjalanan kemudian menyempurnakan daftar berdasarkan berbagai faktor, di antaranya aktualitas, kenyamanan dalam berwisata serta nilai lain," ujarnya.

Sementara itu, Nia Niscaya mengatakan usaha Kementerian Pariwisata dalam mempromosikan berbagai objek wisata di World Travel Market (WTM) London yang tahun ini memasuki usia ke-35 itu didukung industri pariwisata dari berbagai daerah, di antaranya Bali, Sulawesi, dan Papua Barat.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement