REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama International Global Network (IGN) menyiapkan peserta didik berprestasi untuk mengikuti Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN). Sebanyak 15 finalis Lomba Debat Indonesia (LDI) Bahasa Inggris 2026 akan dibina, dengan tiga peserta terbaik mendapat pembiayaan penuh untuk mengikuti AYIMUN di Kuala Lumpur pada Januari 2027.
Kepala Puspresnas Maria Veronica Irene Herdjiono mengatakan, kerja sama dengan IGN membuka ruang bagi pengembangan talenta peserta didik melalui pengalaman di tingkat internasional.
“Bahwa partisipasi semesta harus terus dijalankan dalam rangka pengembangan Talenta. Ada 4 prinsip utama yang harus kita pegang dalam manajemen talenta muda yakni kolaborasi, berkelanjutan, inklusivitas dan berorientasi pada kepentingan murid. Kami harapkan semoga kesempatan ini tetap terus berlanjut untuk terus mengembangkan talenta talenta terbaik Indonesia,” kata Maria dalam keterangannya pada Jumat (11/9/2026).
Presiden IGN Muhammad Fahrizal mengatakan, kerja sama tersebut akan difokuskan pada pembinaan 15 finalis terbaik dari kompetisi LDI. Tiga peserta dengan hasil terbaik akan mendapat pembiayaan penuh untuk mengikuti AYIMUN di Kuala Lumpur pada Januari 2027.
“Kami memiliki satu concern bagaimana memberikan ruang bagi anak muda di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, dan melalui kerjasama ini kami bisa membersamai adik adik di level internasional,” ujar Fahrizal.
Peserta yang menjadi sasaran program merupakan peraih The Best Speaker LDI Bahasa Inggris 2026 kategori individu jenjang pendidikan menengah. Mereka dipersiapkan untuk mengikuti AYIMUN 24th yang dijadwalkan berlangsung pada 15-18 Januari 2027 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Dalam forum tersebut, pelajar dari berbagai negara akan membahas isu global dan menyusun resolusi atas persoalan yang dibahas. Pengalaman tersebut diarahkan untuk mengembangkan kemampuan peserta dalam berbicara di depan umum, diplomasi, negosiasi, berpikir kritis, dan kepemimpinan lintas budaya.
“Melalui AYIMUN, para talenta terpilih mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan public speaking, diplomasi, negosiasi, berpikir kritis, dan kepemimpinan lintas budaya,” ujar Fahrizal.
Selain program tersebut, sejumlah program IGN telah melalui kurasi Puspresnas, yakni AYIMUN Chapter di tingkat nasional, AYIMUN Virtual Conference di tingkat internasional, serta AYIMUN dan AWMUN di tingkat internasional.
Berdasarkan hasil kurasi Puspresnas yang disebutkan dalam bahan, AYIMUN Chapter memperoleh rating bintang tiga dari lima dan masuk kategori kompetisi tingkat nasional. AYIMUN Virtual Conference memperoleh rating bintang empat dari lima dan masuk kategori kompetisi virtual internasional.
Sementara itu, AYIMUN dan AWMUN internasional disebut memperoleh rating bintang empat dari lima di Puspresnas dan menjadi kompetisi MUN internasional dengan rating tersebut.