Jumat 27 Mar 2026 22:56 WIB

Cara Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak Akibat Pakai Skincare Berlebihan

Skin barrier yang rusak dapat dipulihkan dengan perawatan yang tepat.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Wanita mengalami skin barrier rusak karena memakai skincare berlebihan (ilustrasi).
Foto: Dok. Freepik
Wanita mengalami skin barrier rusak karena memakai skincare berlebihan (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penggunaan skincare berlapis tengah tren di kalangan beauty enthusiast. Tak sedikit yang menggunakan produk skincare mengandung retinol, lalu ditumpuk produk berbahan aktif asam glikolat, hingga masker.

Namun alih-alih mendapatkan kulit sehat dan glowing, kebiasaan ini justru berisiko merusak skin barrier. Kondisi skin barrier yang terganggu biasanya ditandai dengan kulit terasa kencang, perih, kemerahan, hingga lebih sensitif. Hal ini terjadi karena penggunaan bahan aktif berlebihan dapat mengikis minyak dan lipid alami kulit yang berfungsi melindungi dan menjaga kelembapan.

Baca Juga

Skin barrier merupakan lapisan terluar kulit yang tersusun dari sel kulit dan lipid seperti ceramide serta asam lemak. Penelitian menunjukkan bahwa kerusakan pada lapisan ini dapat meningkatkan transepidermal water loss (TEWL) serta risiko gangguan inflamasi seperti dermatitis dan eksim.

Meski demikian, skin barrier yang rusak dapat dipulihkan dengan perawatan yang tepat. Dilansir laman Healthy Life, Jumat (27/3/2026), berikut cara memperbaiki skin barrier yang rusak akibat penggunaan skincare berlebih (overdoing skincare):

1. Gunakan cleanser yang lembut

Beralihlah ke pembersih wajah yang gentle dan bebas pewangi. Penelitian menunjukkan bahwa facial wash non-sabun dengan pH seimbang terbukti membantu mengurangi iritasi dan kehilangan air pada kulit.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement