REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Festival musik tahunan, Pestapora, menjadi ruang bagi sejumlah musisi untuk menyuarakan solidaritas terhadap Palestina. Vincent Rompies misalnya, menunjukkan solidaritas untuk Palestina saat tampil bersama band alternatif rock dan punk asal Bandung, Teenage Death Star, di Klab Klub Stage, Pestapora, pada Ahad (27/9/2026).
Dalam penampilannya, seperti terlihat dalam unggahan di Instagram Story band, Vincent tampak mengibarkan bendera Palestina di atas panggung. Tak hanya itu, bassit tersebut juga mengenakan keffiyeh yaitu syal tradisional yang kini menjadi simbol perlawanan dan solidaritas rakyat Palestina.
Aksi Vincent tersebut menuai pujian dari sejumlah warganet karena dinilai turut menyuarakan isu kemanusiaan untuk Palestina melalui panggung musik. "Keren pak pincent. Free Palestine," tulis salah seorang warganet dalam komentarnya dikutip pada Selasa (29/9/2026)
"Punk tetap ada dalam diri pak pincent," komentar warganet lainnya.
Selain Vincent, penyanyi Raim Laode juga menyuarakan dukungan untuk kemerdekaan Palestina saat tampil di Hingar Bingar Stage, Pestapora, pada Sabtu, (26/9/2026). Dalam video yang beredar, Raim terlihat memanfaatkan layar panggung untuk menampilkan visual bertuliskan "Free Palestine". Pesan tersebut menjadi bagian dari aksinya dalam menyampaikan dukungan terhadap Palestina.
Pestapora 2026 digelar pada 25 hingga 27 September dan diselenggarakan di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Pusat. Setidaknya ada 330 musisi yang tampil dengan 19 area pertunjukan.
Solidaritas terhadap Palestina memang kerap digaungkan para musisi Indonesia. Musisi Baskara Putra alias Hindia juga pernah menyuarakan solidaritas terhadap Palestina dalam penampilannya di panggung Synchronize Festival 2025, Jumat (3/10/2025). Sesaat sebelum membawakan lagu "Bayangkan Jika Kita Tidak Menyerah", layar monitor di Dynamic Stage menampilkan bendera Palestina.
Penonton yang melihat bendera Palestina menyambutnya dengan tepuk tangan. Melalui aksi panggung ini, Baskara seakan mengajak penggemarnya untuk terus bersolidaritas dan mendukung Palestina yang kini menderita di tengah genosida Israel.
Musisi Kunto Aji, Eka Annash The Brandals, dan Haddad Alwi juga pernah terlibat dalam konser Solidaritas Kemanusiaan untuk Palestina di Cibis Park, Jakarta, Ahad (19/10/2025). Konser yang diinisiasi oleh Hearts of Palestine bertajuk "Akustik: An Akustik to Remember, A Call to Solidarity, A Moment to Give" tersebut digelar dalam rangka menyuarakan solidaritas untuk Palestina melalui media musik.