Selasa 29 Sep 2026 15:16 WIB

Horor Berbalut Komedi, Film Siti Si Vampir Janjikan Humor Khas Indonesia

Film Siti Si Vampir dijadwalkan mulai tayang mulai 22 Oktober 2026.

Rep: mg166/ Red: Qommarria Rostanti
Pemain film Siti Si Vampir saat peluncuran poster dan trailer Siti Si Vampir di Jakarta pada Senin (28/9/2026).
Foto: Dok. Mg166
Pemain film Siti Si Vampir saat peluncuran poster dan trailer Siti Si Vampir di Jakarta pada Senin (28/9/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang jadwal tayangnya di bioskop, film Siti Si Vampir mulai mengenalkan gambaran ceritanya kepada publik melalui peluncuran poster dan cuplikan resmi. Film yang diproduksi oleh Bahagia Tanpa Drama ini merupakan hasil adaptasi dari serial web "Siti Vampire" yang sebelumnya tayang di platform Viddsee.

Jalan ceritanya berpusat pada Siti, seorang perempuan muda yang tinggal bersama ayahnya di sebuah rumah susun. Kehidupan sederhana Siti mendadak berubah ketika ia berhadapan dengan Nakkula, sosok vampir yang hadir di tengah kesehariannya.

Baca Juga

Proses adaptasi serial ini menjadi film layar lebar melibatkan kolaborasi antara tim pembuat film asal Singapura dan Indonesia. Produser Viddsee, Kenny Png, menceritakan awal mula pengembangan gagasan cerita tersebut hingga akhirnya disesuaikan dengan konteks lokal.

“Awalnya, ide ini dibuat berdasarkan seseorang yang tidak sengaja berubah menjadi vampir. Namun, kisah ini belum sepenuhnya terasa seperti Indonesia. Yang kami lakukan, kami membuat sebuah tim penulis dari Indonesia dan mengulangnya dari awal,” kata Kenny saat ditemui di Jakarta, Senin (28/9/2026).

Keputusan untuk membawa narasi ini ke dalam latar budaya Indonesia didasari oleh ketertarikan Kenny terhadap dinamika sosial dan karakter masyarakat setempat. Ia menilai ada keunikan tersendiri dalam cara masyarakat Indonesia merespons sebuah situasi.

“Saya dulu sering bermain di daerah Kemang. Saya sangat suka musik Indonesia seperti The Sigit dan Seringai dan film-film Indonesia seperti Janji Joni. Tapi yang saya paling suka dari orang Indonesia adalah humornya. Terlepas dari berbagai kesulitan, masyarakat Indonesia selalu berhasil mengimbangi tragedi tersebut dengan komedi,” ujarnya.

photo
Aktor pemeran film Siti Vampir Satine Zaneta (kiri) dan Ciccio Manassero (kanan) berpose saat berkunjung ke kantor Republika, Jakarta, Senin (7/8/2026). - (Republika/Thoudy Badai)

 

Meskipun mengusung latar supranatural, inti dari cerita ini banyak memuat unsur komedi situasi. Hal itu pula yang mendorong Kenny bekerja sama dengan sutradara Rahabi Mandra.

“Dia paham. Di saat sutradara yang lain fokus terhadap horor, Abi justru membawakan sisi humor yang saya cari. Saya tidak tahu apa yang disukai oleh penonton Indonesia, tetapi Abi menunjukkan itu kepada saya. Bahkan, ia sempat menulis email yang panjang menjelaskan apa yang ia rencanakan,” ujar Kenny.

 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi