REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Orang tua kerap memperingatkan anak-anak agar menjauhi junk food. Sebuah studi terbaru menunjukkan peringatan itu bukan tanpa alasan.
Makanan ultraproses disebut tidak hanya buruk bagi kesehatan secara umum, tetapi juga dapat melemahkan tulang. Penelitian yang diterbitkan di The British Journal of Nutrition menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak makanan ultraproses memiliki kepadatan tulang lebih rendah dan risiko patah tulang pinggul yang lebih tinggi.
Setiap tambahan 3,7 porsi makanan ultraproses per hari meningkatkan risiko patah pinggul hampir 11 persen. Artinya, setiap potong piza, semangkuk sereal, soda manis, dan makanan siap saji menambah risiko tulang rapuh.
"Makanan ultraproses mudah ditemukan dalam setiap perjalanan ke toko kelontong, dan temuan ini menambah kekhawatiran tentang dampanya pada kesehatan tulang," kata peneliti studi dari Tulane University, Prof Lu Qi, dilansir laman US News, Ahad (15/3/2026).