Selasa 03 Mar 2026 11:53 WIB

Tiga Film tentang Palestina yang akan Bersaing di Oscar 2026

Academy Awards atau Oscar 2026 akan berlangsung pada pada 15 Maret 2026.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Salah satu adegan di film The Voice of Hind Rajab. Ini menjadi salah satu film tentang Palestina yang akan bersaing di panggung Oscar 2026.
Foto: Dok. Film4 Productions/MBC Studios/Plan B
Salah satu adegan di film The Voice of Hind Rajab. Ini menjadi salah satu film tentang Palestina yang akan bersaing di panggung Oscar 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah perang Gaza yang menelan banyak korban, tiga film yang menyoroti kisah kemanusian di Palestina akan melaju ke Oscar 2026. Para pembuat film tersebut berupaya mengangkat kisah di balik lebih dari 72 ribu warga Palestina yang telah tewas akibat serangan militer Israel sejak Oktober 2023.

Academy Awards atau Oscar 2026 akan berlangsung pada pada 15 Maret 2026 di Dolby Theatre, Ovation Hollywood, Amerika Serikat. Dilansir laman Reuters, Senin (2/3/2026), berikut tiga film tentang Palestina yang masuk nominasi Oscar:

Baca Juga

1. The Voice of Hind Rajab

photo
Film The Voice of Hind Rajab. Sutradara asal Tunisia, Kaouther Ben Hania, resmi mengirimkan film terbarunya The Voice of Hind Rajab sebagai wakil Tunisia untuk Academy Awards ke-98 (Oscar 2026). - (Dok. Film4 Productions/MBC Studios/Plan B)

 

Film docudrama The Voice of Hind Rajab karya penulis dan sutradara Tunisia Kaouther Ben Hania dinominasikan untuk kategori Film Internasional Terbaik. Film ini mengisahkan seorang anak perempuan bernama Hind Rajab (6 tahun) yang meninggal dunia setelah ditembaki oleh tank militer Israel. Film ini menyertakan rekaman audio asli panggilan Hind Rajab kepada petugas darurat Bulan Sabit Merah.

Ben Hania mengatakan suara warga Palestina, terutama di Barat, jarang terdengar. Menurutnya, selama ini Palestina sering digambarkan hanya sebagai korban, teroris, atau sekadar angka bukan sebagai individu dengan kisah kemanusiaan.

"Melalui film ini, kami ingin mengajak Anda merasakan perjuangan para petugas pertolongan pertama yang berupaya menyelamatkan seorang anak kecil, sekaligus melihat sisi kemanusian mereka. Ini sangat penting bagi kita sebagai manusia, untuk saling terhubung dan saling memahami," kata Ben Hania.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement