Rabu 26 Feb 2025 11:38 WIB

Jin BTS Jadi Topik Paling Banyak Dicari di Milan Fashion Week

Jin BTS mencuri perhatian saat menghadiri Milan Fashion Week 2025.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Jin BTS. Jin mencuri perhatian di peragaan busana Gucci Fall 2025 yang digelar selama rangkaian Milan Fashion Week pada Selasa (25/2/2025) waktu setempat.
Foto: Dok. Hybe/Bighit
Jin BTS. Jin mencuri perhatian di peragaan busana Gucci Fall 2025 yang digelar selama rangkaian Milan Fashion Week pada Selasa (25/2/2025) waktu setempat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota BTS, Jin, mencuri perhatian di peragaan busana Gucci Fall 2025 yang digelar selama rangkaian Milan Fashion Week pada Selasa (25/2/2025) waktu setempat. Ia tampil dalam balutan jaket aviator dengan efek distressed, dipadukan dengan kemeja bergaris biru, dasi hitam, serta celana flare yang memberikan kesan elegan dan edgy.

Dilansir laman WWD, Rabu (26/2/2025), acara ini juga dihadiri oleh sejumlah bintang kenamaan, termasuk Jessica Chastain, Yara Shahidi dan Parker Posey, yang turut menyaksikan koleksi terbaru dari rumah mode asal Italia tersebut.

Baca Juga

Sebelumnya, Jin menghadiri peragaan Gucci Spring 2025 dengan gaya yang lebih santai, mengenakan sweater rajut berwarna cerah, celana lipit cokelat, dan sabuk ikonik Gucci dengan detail Horbesit. Sebagai duga global Gucci sejak 2024, Jin menyebut label ini sebagai ikon mode dengan warisan panjang yang tetap modern. Direktur kreatif Gucci saat itu, Sabato De Sarno, memuji Jin sebagai sosok yang hangat, penuh karisma, dan memiliki gaya unik.

Menurut laporan Allkpop, nama Jin juga mendominasi tren pencarian global. Berdasarkan Google Trend, Jin menjadi topik yang paling banyak dicari terkait Milan Fashion Week 2025. Antusiasme penggemar terhadap Jin juga begitu besar hingga di sekitar acara dipenuhi oleh kerumunan yang ingin melihat Jin.

Gucci terus memperkuat hubungan dengan Korea Selatan, salah satunya melalui inisiatif "Gucci Cultural Month" di Seoul pada Oktober 2024. Program ini merayakan budaya Korea dengan menampilkan karya para seniman lokal dari berbagai bidang, termasuk musik, tari, dan film.

Namun, pada awal bulan ini, Gucci mengumumkan bahwa De Sarno akan meninggalkan label tersebut. Koleksi Fall 2025 dirancang oleh tim internal Gucci, karena hingga kini belum ada pengganti resmi De Sarno.

"Saya ingin berterima kasih mendalam kepada Sabato atas semangat dan dedikasinya untuk Gucci. Saya sangat menghargai bagaimana ia menghormati keahlian dan warisan Gucci dengan penuh komitmen," kata CEO Gucci, Stefano Cantino.

Kepergian De Sarno terjadi di tengah menurunnya kinerja Gucci. Pada kuartal ketiga, penjualan organik mereka turun 25 persen, lebih rendah dari perkiraan analisis yang memprediksi penurunan 21 persen. Menurut WWD, secara keseluruhan, pendapatan Gucci mengalami penurunan 26 persen menjadi 1,64 miliar euro.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement