Rabu 24 Apr 2024 08:24 WIB

Jenazah Pendiri Mustika Ratu Mooryati Soedibyo akan Dimakamkan di Bogor Siang Ini

Pemakaman Mooryati Soedibyo akan dilakukan pada Rabu (24/4/2024) siang.

Rep: Antara/ Red: Qommarria Rostanti
Mooryati Soedibyo. Jenazah pendiri Mustika Ratu Mooryati Soedibyo akan dimakamkan di Tapos, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (24/4/2024) siang.
Foto: Mooryatisoedibyo.com
Mooryati Soedibyo. Jenazah pendiri Mustika Ratu Mooryati Soedibyo akan dimakamkan di Tapos, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (24/4/2024) siang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jenazah pendiri Mustika Ratu Mooryati Soedibyo akan dimakamkan di Tapos, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (24/4/2024) siang. Informasi ini diperoleh dari Corporate PR & Promotion Manager Mustika Ratu, Mega Angkasa.

"Jenazah disemayamkan di rumah duka Jl Mangunsarkoro no 69, Jakarta-Pusat, Menteng. Akan berangkat ke pemakaman atau tempat peristirahatan terakhir di Tapos, Bogor dari rumah duka setelah bada Dzuhur," kata Mega Angkasa di Jakarta, Rabu (24/4/2024).

Baca Juga

Sebelumnya, anak pendiri Mustika Ratu Putri Kus Wisnu Wardani juga mengkonfirmasi kabar meninggalnya sang ibu, Mooryati Soedibyo pada Rabu (24/4/2024) dini hari di Jakarta.

"Iya," kata Putri.

Mooryati meninggal dalam usia 96 tahun dan saat ini disemayamkan di rumah duka di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Almarhumah meninggalkan lima orang anak yakni Djoko Ramiadji, Putri Kus Wisnu Wardani, Dewi Nurhandayani, Haryo T Baskoro dan Yulita Warastuti.

Mooryati merupakan cucu Raja Kasunanan Surakarta Paku Bowono X yang memulai bisnis jamu pada 1975 dan mendirikan Mustika Ratu pada 1978. Dalam perkembangannya, Mustika Ratu memproduksi berbagai produk kecantikan dan kesehatan yang dipasarkan di Indonesia dan manca negara, termasuk di Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Amerika Serikat.

Mooryati juga dikenal sebagai pendiri Yayasan Puteri Indonesia dan pencetus kontes kecantikan Puteri Indonesia, yang digelar setiap tahun sejak 1992. Ia pernah menjadi Wakil Ketua II Majelis Permusyawaratan Rakyat Periode 2004-2009. Mooryati juga tercatat oleh MURI sebagai peraih gelar doktor tertua di Indonesia,dan sebagai "Empu Jamu". Pada 2007, namanya masuk urutan nomor 7 dalam daftar 99 wanita paling berpengaruh di Indonesia versi majalah Globe Asia.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement