Kamis 21 Mar 2024 06:45 WIB

Sedang Tayang, Ghostbusters: Frozen Empire Tampilkan Aksi Gen Z Tangani Dewa Hantu

Jangan buru-buru tinggalkan bioskop, ada post-credit di Ghostbusters: Frozen Empire.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Reiny Dwinanda
Poster film Ghostbusters: Frozen Empire. Film ini menyoroti kisah Gen Z yang meyakini keterkaitan hantu dengan fisika kuantum.
Foto: Dok Sony Pictures
Poster film Ghostbusters: Frozen Empire. Film ini menyoroti kisah Gen Z yang meyakini keterkaitan hantu dengan fisika kuantum.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penggemar film asli Ghostbuster pasti sangat menantikan Ghostbuster: Frozen Empire. Kisah petualangan pemburu hantu yang menangkap hantu dengan alat-alat berteknologi tinggi itu tayang sejak Rabu (20/3/2024) di bioskop Indonesia.

Ghostbuster: Frozen Empire menyoroti kisah Gen Z yang meyakini keterkaitan hantu dengan fisika kuantum. Tokoh utamanya ialah Phoebe (Mckenna Grace), gadis berusia 15 tahun yang sangat gesit ketika ada panggilan tugas untuk menangkap hantu.

Baca Juga

Phoebe tergabung dalam pemburu hantu bersama kakaknya Trevor (Finn Wolfhard), ibu kandungnya Callie (Carrie Coon), dan ayah tirinya Gary (Paul Rudd). Jika belum menyaksikan film sebelumnya, Ghostbuster: Afterlife, penonton akan tetap bisa mengikuti alur ceritanya tanpa perlu memunculkan banyak pertanyaan.

Kisahnya dibuka dengan asal mula kehadiran sosok Garakka, yang di masa lalu sudah berhasil dipenjara dalam sebuah bola yang terbuat dari tembaga. Bola tersebut diwarisi secara turun-temurun hingga sampai pada Nadeem (Kumail Nanjiani) dan mengungkap kekuatan luar biasa yang ada pada dirinya.

Tetapi Nadeem justru menjual bola tersebut kepada Ray Stantz (Dan Aykroyd), pengoleksi barang-barang antik yang dirasuki hantu. Bahkan, Ray memiliki alat pendeteksi hantu tersendiri karena dia hanya mau membeli barang yang dirasuki.

Garraka adalah Dewa Hantu, pemimpin para mayat hidup. Ribuan tahun yang lalu, Garraka dinubuatkan akan mengantarkan akhir umat manusia dengan Kusharit Umoti alias The Death Chill, kekuatan untuk membunuh dengan rasa takut.

Dewa kegelapan, yang mengerikan dan mengancam dengan tanduk besar dan pipi cekung itu, harus kembali ke era masa kini untuk membentuk legiun hantu. Dia tahu persis di mana menemukannya.

 

Garraka terlepas dari penjaranya akibat tindakan Phoebe yang memberontak karena dilarang untuk menjadi pemburu hantu usai keluarganya ditegur pemerintah setempat. Phoebe dianggap masih di bawah umur, meskipun kecerdasannya mampu membantu proses penangkapan hantu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement