Senin 04 Mar 2024 17:02 WIB

Film Korea Exhuma Lampaui 6 Juta Penonton, Pemain Ucapkan Terima Kasih

Pencapaian film Exhuma membuat para pemain dan sutradara berterima kasih.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Qommarria Rostanti
Salah satu adegan di film Exhuma. Film Korea Selatan Exhuma melampaui enam juta penonton pada hari ke-11 perilisannya.
Foto: Dok. Showbox
Salah satu adegan di film Exhuma. Film Korea Selatan Exhuma melampaui enam juta penonton pada hari ke-11 perilisannya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film Korea Selatan Exhuma melampaui enam juta penonton pada hari ke-11 perilisannya. Pencapaian ini membuat sutradara Jang Jae-hyun serta para pemain film yakni Choi Min-shik, Kim Go-eun, Ryu Hae-jin, dan Kim Jae-cheol mengungkapkan rasa terima kasih mereka. 

Dilansir Allkpop, Senin (4/3/2024), distributor Showbox merilis pesan terima kasih tulisan tangan dari para pemain dan sutradara Exhuma pada Senin (4/3/2024) untuk memperingati melampaui enam juta pemirsa. Sutradara Jang, yang melampaui skor karya sebelumnya The Priests dengan 5,44 juta penonton, mencetak rekor box office peribadi baru, dengan cerdik mengungkapkan rasa terima kasihnya. 

Baca Juga

Exhuma telah melampaui enam juta! Saya dengan tulus berterima kasih kepada semua pemirsa, saya akan menulis naskah dengan rajin dan cepat,” ujar Jang. 

Choi Min-shik, Kim Go-eun, Ryu Hae-jin, dan Kim Jae-cheol yang meningkatkan imersi film ini dengan sinergi akting profesional mereka, menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada penonton melalui pesan tulisan tangan. “Exhuma!! Enam juta. Terima kasih!!,” ujar Choi.

 

Kim Go-eun menyatakan, “Film Exhuma!! Terima kasih kepada enam juta penonton ♡”. 

Ryu menyampaikan, “Wow!! enam juta, saya sangat berterima kasih^^”. Kim Jae-cheol mengungkapkan kegembiraan dan terima kasih yang tulus karena melampaui enam juta pemirsa. 

“Enam juta!! Terima kasih kepada semua pemirsa yang menyukai Exhuma ♥” kata Kim Jae-cheol. 

Menurut penghitungan jaringan komputer terintegrasi Dewan Film Korea, Exhuma menarik penonton kumulatif sebanyak 6.033.190 orang pada Ahad (3/3/2024). Dengan demikian, Exhuma mencetak rekor dengan melampaui empat juta, lima juta, dan enam juta penonton pertama selama liburan 1 Maret. Film tersebut menjadi film pertama pada 2024 yang mencapai pencapaian tersebut secara berturut-turut. 

Selain itu, pada akhir pekan kedua, film ini menarik 2.335.931 penonton, melampaui skor akhir pekan pertama sebesar 1.965.321, melanjutkan kesuksesannya yang belum pernah terjadi sebelumnya. Rekor Exhuma yang melampaui enam juta penonton hanya dalam 11 hari adalah satu hari lebih cepat dari film terlaris tahun 2022 The Outlaws 2, dan sepekan lebih cepat dari film terlaris tahun 2023 Spring in Seoul

Exhuma merupakan film misteri gaib yang menggambarkan kejadian aneh yang melibatkan seorang geomancer, direktur pemakaman, dan dukung yang merelokasi makam mencurigakan demi sejumlah besar uang. Film ini telah mendominasi bioskop dengan kepuasan penonton yang tinggi dan hiruk pikuk promosi dari mulut ke mulut, mencapai CGV Golden Egg Index sebesar 95 persen, rating Lotte Cinema sebesar 9,4; dan rating Megabox sebesar 9. 

Ada beberapa alasan Exhuma meraih banyak penonton:

1. Menawarkan pengalaman segar kepada penonton 

Exhuma menawarkan pengalaman segar kepada penonton dengan menggambarkan insiden aneh yang terjadi pada para ahli geomansi, petugas pemakaman, dan dukun yang merelokasi kuburan mencurigakan dengan biaya besar, dilansir Kpopmap. Selain itu, dilansir Korea Times, sutradara Jang mengungkapkan bahwa film tersebut memiliki lapisan simbolisme yang lebih dalam, berfungsi sebagai penggalian metaforis, menggali luka sejarah yang ditimbulkan oleh imperialisme Jepang di semenanjung Korea.

2. Dedikasi sutradara untuk Exhuma

Untuk membuat Exhuma sutradara Jang melakukan penelitian ekstensif, secara pribadi mengamati lebih dari 15 penggalian makam dan mencari wawasan-wawasan dari para ahli feng shui, petugas pemakaman, dan dukun. Melalui proses yang mendalam ini, dia mendapatkan ide untuk mengaitkan narasi tersebut dengan sejarah kolonial Korea, sehingga mengusulkan penggalian tematik atas trauma kolektif bangsa tersebut.

3. Pergeseran alur film 

Saat para karakter menyelidiki penggalian kuburan, mereka menemukan sesuatu yang mengejutkan yaitu peti mati lain terkubur di bawahnya, mengungkap narasi yang lebih gelap dan menyeramkan. Momen penting ini menandai pergeseran alur film, yang mengarah pada struktur naratif ganda. 

Di luar alur cerita paranormal awal yang melibatkan keluarga kaya, film ini berkembang menjadi alur cerita baru dan lebih luas, memperkuat intrik dan ketegangannya. Jang sengaja membuat pilihan dalam menyusun narasi ini, dengan tujuan mengatasi kekurangan yang dirasakan dalam karya sebelumnya, The Priests, dan Svaha.

4. Penampilan Lee Do-hyun di Exhuma

Perubahan karakter Lee di Exhuma cukup besar dari karakter sebelumnya sebagai pemain baseball SMA di proyek debutnya, Prison Playbook. Dilansir Times of India, Bong Gil, diperankan oleh Lee, adalah dukun pemula yang bekerja bersama Hwa Rim (Kim Go-eun). Alur cerita berubah menjadi menarik saat Hwa Rim menyelamatkan Bong Gil dari penyakit yang biasanya menyerang mereka yang ditakdirkan menjadi dukun. Potongan gambar yang dirilis dari film tersebut memperlihat kan transformasi dramatis Lee, menampilkan tato dan adegan dia melantunkan kitab-kitab suci. 

5. Proyek Kim Go-eun dan Lee Do-hyun setelah Exhuma

Pada 17 Januari, STARNEWS melaporkan bahwa Kim Go-eun sedang dalam pembicaraan untuk membintangi drama mendatang The Price of Confession (judul literal). Dilansir Soompi, The Price of Confession menggambarkan kronik berdarah dua wanita seputar kasus pembunuhan. Menanggapi laporan tersebut, sumber dari agensi Kim Go Eun, BH Entertainment mengatakan, “Dia secara positif meninjau [tawaran untuk membintangi The Price of Confession”. 

Sementara itu, lawan main Kim, Lee Do-hyun sedang menjalani wajib militer. Tahun lalu, agensi Lee, Yuehua Entertainment mengungkapkan Lee akan memenuhi tugas militernya melalui band militer ROKAF (Angkatan Udara Republik Korea) setelah menerima pelatihan dasar militer di pusat pelatihan mulai 14 Agustus 2023. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement