Selasa 06 Feb 2024 07:05 WIB

Turunkan Kolesterol, Makanan Apa Saja yang Harus Dikurangi?

Menurunkan kadar kolesterol adalah kunci untuk menjalani hidup lebih sehat.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda
Seorang wanita makan berlebihan (ilustrasi). Hindari pula makanan olahan atau ultraproses yang mengandung banyak gula, garam, dan lemak agar kadar kolesterol terjaga.
Foto: Dok. Freepik
Seorang wanita makan berlebihan (ilustrasi). Hindari pula makanan olahan atau ultraproses yang mengandung banyak gula, garam, dan lemak agar kadar kolesterol terjaga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kolesterol adalah zat lemak yang dibutuhkan tubuh agar berfungsi dengan baik. Namun, jika kolesterol ada terlalu banyak dalam darah, itu dapat menjadi masalah. Sebab, artinya ada kelebihan zat lemak yang bersirkulasi dalam aliran darah. 

Menurunkan kadar kolesterol adalah kunci untuk menjalani hidup lebih sehat. Ada banyak hal yang dapat diupayakan untuk menurunkan kolesterol, termasuk mengurangi asupan makanan tertentu. Bukan hanya gula dan karbohidrat, dokter umum Bhavini Shah membagikan juga beberapa makanan yang sebaiknya dihindari.

Baca Juga

Dokter Shah menjelaskan terlalu banyak kolesterol dapat menyebabkan penumpukan di pembuluh darah. Hal ini dapat berisiko mempersulit aliran darah. Seiring waktu, dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan strok.

"Jadi, mengelola kadar kolesterol sangat penting untuk menjaga kesehatan yang baik," ujarnya, dikutip dari laman Daily Record, Selasa (6/2/2024).

 

Shah yang merupakan dokter umum dari LloydsPharmacy Online Doctor menjelaskan target kadar kolesterol yang baik lazimnya bergantung pada sejumlah faktor, seperti usia, kondisi kesehatan, dan risiko penyakit jantung. Namun, jika seseorang baru pulih dari sakit, melahirkan, atau minum obat, maka kadar kolesterol mungkin bervariasi.

Orang dewasa yang sehat setidaknya harus memiliki kadar kolesterol total dalam darah di bawah 5mmol/L. Sementara itu, kadar kolesterol baik (HDL) untuk perempuan dianjurkan di atas 1,0/mmol/L atau di atas 1,2/mmol/L, serta kolesterol jahat (non-HDL) di bawah 4mmol/L.

photo
Kolesterol. - (Republika)

Untuk menurunkan kolesterol, Shah menyarankan mengurangi makanan berlemak, terutama yang mengandung lemak jenuh. Artinya, hindari terlalu banyak mengonsumsi makanan seperti daging merah, sosis dan pai, produk susu berlemak penuh, dan gorengan.

Sebaiknya, pilihlah lemak tak jenuh seperti alpukat, kacang-kacangan dan biji-bijian, dan minyak zaitun. Tips lain, Shah juga menganjurkan berhenti merokok dan jauhi minum alkohol, yang juga berpotensi memicu kolesterol tinggi.

Hindari pula makanan olahan atau ultraproses yang mengandung banyak gula, garam, dan lemak. Terlalu banyak mengonsumsi jenis makanan tersebut berpotensi meningkatkan risiko obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement