Senin 02 Mar 2026 11:48 WIB

Mau Main Padel Saat Puasa? Simak Dulu Saran dari Dokter

Berrpuasa bukan penghalang bagi seseorang untuk tetap aktif bergerak.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Olahraga padel (ilustrasi). Menurut dokter, berpuasa bukanlah penghalang bagi seseorang untuk tetap aktif bergerak di lapangan padel, asalkan mampu mengatur manajemen waktu dan durasi dengan sangat disiplin.
Foto: Republika/Daan Yahya
Olahraga padel (ilustrasi). Menurut dokter, berpuasa bukanlah penghalang bagi seseorang untuk tetap aktif bergerak di lapangan padel, asalkan mampu mengatur manajemen waktu dan durasi dengan sangat disiplin.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Antusiasme bermain padel tidak lantas padam meski Ramadhan. Namun, muncul sebuah pertanyaan besar yang sering menghampiri para penggiatnya, yaitu amankah berolahraga padel saat perut sedang kosong dan tubuh kekurangan cairan?

Dokter dari RS Sari Asih Ciputat, Tangerang Selatan, dr Doni Revai, menilai berpuasa bukanlah penghalang bagi seseorang untuk tetap aktif bergerak di lapangan padel, asalkan mampu mengatur manajemen waktu dan durasi dengan sangat disiplin. "Olahraga ini untuk membakar lemak dan membantu memperkuat otot jantung serta melancarkan sirkulasi darah. Sebaiknya bermain ganda, pilih lapangan indoor dengan sirkulasi udara yang baik atau AC untuk menekan penguapan cairan tubuh," kata dr Doni Revai di Tangerang Sabtu (28/2/2026).

Baca Juga

Olahraga lain yang tetap bisa dilakukan dan dipilih masyarakat saat bulan puasa adalah jalan santai dengan tujuan menjaga sirkulasi darah tanpa membuat jantung bekerja terlalu keras. Bersepeda santai yang bisa dilakukan di sore hari sambil ngabuburit. Kemudian yoga dengan fokus pada pernapasan dan peregangan otot untuk mengurangi kekakuan tubuh serta angkat beban ringan untuk menjaga massa otot agar tidak menyusut selama bulan puasa.

photo
Suasana ruang lobi lapangan padel di Jakarta, Rabu (25/2/2026). - (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

 

"Saat berpuasa, tubuh cenderung meningkatkan penggunaan cadangan lemak sebagai sumber energi, meski glukosa tetap digunakan dalam jumlah terbatas. Maka dari itu, hindari olahraga berat," kata dia.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement