Kamis 01 Feb 2024 19:00 WIB

Kaki Balita Patah Saat Main Perosotan Sambil Dipangku, Begini Cara Meluncur yang Benar

Dipangku ayahnya, seorang balita alami patah kaki saat meluncur di perosotan.

Rep: Santi Sopia/ Red: Reiny Dwinanda
Anak ditemani bermain perosotan (Ilustrasi). Ketahui cara aman berseluncur dengan perosotan bersama anak.
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Anak ditemani bermain perosotan (Ilustrasi). Ketahui cara aman berseluncur dengan perosotan bersama anak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah video yang dibagikan seorang paramedis di media sosial menunjukan insiden traumatis mengenai seorang balita perempuan yang kakinya patah saat meluncur di perosotan bersama ayahnya. Dalam kejadian yang berlangsung sangat singkat itu, kaki kiri balita tersebut terlipat di antara bagian perosotan dan paha sang ayah.

"Kaki bayi tersebut patah setelah terjepit di antara perosotan dan paha ayahnya," tulis pemilik akun @tinyheartseducation di Instagram, dikutip dari The Sun, Kamis (1/2/2024).

Baca Juga

Dibagikan oleh Tiny Hearts Education, video tersebut menunjukkan kaki balita itu terjepit di antara paha ayahnya dan tepi perosotan saat mereka meluncur turun. Menyadari yang telah terjadi, sang ayah segera mengangkat kaki putrinya, namun cedera telah terjadi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Tiny Hearts (@tinyheartseducation)

 

Balita itu menangis tersedu-sedu ketika sang ayah menggendongnya usai selesai bermain perosotan. Seorang ibu yang mengomentari video tersebut mengatakan kejadian semacam itu kerap menjadi ketakuran terbesarnya.

"Saya tidak akan membiarkan siapa pun meluncur bersama balita saya," tulisnya.

"Ketakutan baru muncul," kata warganet lain.

"Mimpi buruk terburuk!!!! Nggak tahan melihatnya," kata yang lain menimpali.

"Inilah penyebab kaki anak saya yang berusia satu tahun patah saat bermain perosotan bersama ibu saya," kata ibu lainnya.

Nikki Jurcutz, mantan paramedis di balik laman pendidikan pertolongan pertama pada anak dan bayi Tiny Hearts, mengingatkan kepada para orang tua untuk tetap berhati-hati saat menuruni perosotan bersama anak-anak.

"Kaki, jari tangan, dan tangan yang terlepas bisa terjepit di antara orang dewasa dan perosotan jika tidak hati-hati," kata dia.

Sembari menyandingkan dengan video insiden traumatis tadi, Jurcutz juga menunjukkan cara yang lebih aman saat orang tua menemani balita menuruni perosotan. Caranya ialah dengan tidak tidak membiarkan kaki anak diselonjorkan begitu saja, melainkan harus dilipat dan dibekap dengan tangan orang tua.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement