Senin 22 Jan 2024 19:00 WIB

Jalani Operasi Perut Seperti Kate Middleton, Pemulihannya Seperti Apa?

Kate Middleton harus istirahat hingga April telah menjalani operasi perut.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda
Princess of Wales Kate Middleton. Istana Kensington mengabarkan Middleton masih harus menjalani pemulihan hingga April mendatang setelah operasi perut.
Foto: EPA-EFE/ANDREW MATTHEWS / POOL
Princess of Wales Kate Middleton. Istana Kensington mengabarkan Middleton masih harus menjalani pemulihan hingga April mendatang setelah operasi perut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Princess of Wales, Kate Middleton, kini sedang dalam masa pemulihan setelah menjalani operasi perut terencana pada 16 Januari lalu. Setelah operasi, putri dari Inggris itu harus menjalani pemulihan di rumah sakit dan juga di rumah sebelum bisa kembali beraktivitas.

Menurut pernyataan resmi dari Kensington Palace, istri dari Pangeran William tersebut akan menjalani masa pemulihan pascaoperasi di rumah sakit selama 10-14 hari. Setelah itu, Middleton akan melanjutkan masa pemulihan di rumah selama dua hingga tiga bulan. Oleh karena itu, Middleton baru bisa kembali menjalani tugas-tugas publiknya setelah Hari Paskah, yakni bulan April.

Baca Juga

Menurut London North West University Healthcare NHS Trust, pasien yang menjalani operasi perut memang memerlukan waktu yang cukup panjang untuk bisa kembali merasa normal seperti sebelumnya. Durasi total masa pemulihan ini berkisar antara tiga hingga enam bulan.

Akan tetapi, kondisi tiap orang bisa berbeda-beda. Sebagian orang bisa kembali beraktivitas normal dengan masa pemulihan yang lebih singkat.

 

"Yang terpenting adalah menciptakan keseimbangan, coba untuk tidak terlalu terburu-buru, tetapi upayakan untuk secara bertahap meningkatkan jumlah aktivitas yang bisa Anda lakukan (pascaoperasi)," ungkap perserikatan tersebut, seperti dilansir Express pada Jumat (19/1/24).

Pasien yang menjalani baru saja menjalani operasi perut sebaiknya memperhatikan kondisi diri, terutama di dua pekan awal pascaoperasi. Bila di masa-masa ini muncul suatu masalah, pasien perlu segera menghubungi pihak rumah sakit.

"Merupakan hal yang umum bila Anda merasa tak bertenaga di pekan-pekan pertama (pascaoperasi) dan merasa frustrasi karena Anda tak bisa melakukan apa pun yang Anda inginkan, tapi tolong bersabar," terang London North West University Healthcare NHS Trust.

Setelah pulang dari rumah sakit, pasien yang menjalani operasi perut perlu melakukan beberapa hal agar proses pemulihan di rumah berjalan lancar. Berikut ini adalah lima hal di antaranya.

Istirahat dan Tidur

Sangat normal bila pasien merasa sangat lelah ketika pulang ke rumah. Akan tetapi, kekuatan dan stamina pasien akan kembali secara bertahap.

Selama masa pemulihan, pasien dianjurkan untuk beranjak dari tempat tidur dan berganti pakaian setiap hari. Akan tetapi, pasien juga harus mendapatkan waktu istirahat yang cukup dengan berbaring di tempat tidur. Beri tahu teman dan keluarga untuk tidak mengganggu di waktu-waktu istirahat tersebut.

Kebersihan dan Perawatan Luka

Luka bekas operasi perut aman jika terkena air, kecuali bila dokter secara spesifik memberikan larangan. Oleh karena itu, selama tidak ada larangan dokter, pasien pascaoperasi perut boleh mandi di rumah.

Sebaiknya hindari penggunaan air yang terlalu panas saat mandi. Bila ingin berendam, jangan menghabiskan waktu terlalu lama di dalam bath tub.

Waspadai juga sejumlah gejala selama masa pemulihan luka pascaoperasi perut. Sebagian di antaranya adalah jahitan luka operasi tampak meradang atau membengkak, terasa semakin nyeri, atau mengeluarkan cairan. Pasien perlu segera ke dokter bila mengalami gejala-gejala ini.

Pola Makan

Asupan pola makan yang sehat dan seimbang bisa menunjang proses pemulihan. Demi kenyamanan pasien, pasien juga dianjurkan untuk menyeruput cairan secara perlahan dan menghindari asupan kafein dalam jumlah besar.

Pasien juga sangat dianjurkan untuk mengunyah makanan hingga halus sebelum menelannya dan tidak melewatkan jam makan. Hal lain yang perlu dilakukan adalah mencoba beragam jenis makanan secara bertahap.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement