Sabtu 21 Oct 2023 17:05 WIB

Keren! AR Fashion Show di Dubai tampilkan Kain 3D Endek dan Songket Bali

Konsep AR Digital Fashion Show membuktikan bahwa NFT masih ada

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Augmented Reality (AR) Digital Fashion Show karya komunitas digital asal Bali, Drezzo, curi perhatian di ajang teknologi internasional di Dubai, Uni Emirat Arab.
Foto: Dok. Republika.
Augmented Reality (AR) Digital Fashion Show karya komunitas digital asal Bali, Drezzo, curi perhatian di ajang teknologi internasional di Dubai, Uni Emirat Arab.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Karya anak bangsa dari komunitas Drezzo asal Bali mencuri perhatian dalam ajang internasional Future Blockchain Summit (FBS) 2023 di Dubai, Uni Emirat Arab. Di mana, mereka menghadirkan Augmented Reality (AR) Digital Fashion Show dengan menunjukkan busana budaya Bali.

“Banyak yang bilang NFT mati? atau tidak berharga? Nah di sini kami buktikan bahwa Drezzo hadir untuk memberikan kesempatan kepada para artis, designer dan kreator NFT bisa terus membuat NFT,” ujar Inisiator Komunitas Drezzo, Adrian Zakhary, dalam siaran pers, Jumat (20/10/2023).

Hal itu dia sampaikan ketika didapuk menjadi pembicara di panggung utama FBS 2023. Pada kesempatan itu dia mengatakan, pihaknya tengah membangun platform Create-To-Earn (C2E). Di mana, platform yang baru berjalan 10 bulan sudah mendapatkan 180.000 kolektor fashion dari seluruh dunia.

“Di Future Blockchain Summit, konsep AR Digital Fashion Show membuktikan bahwa NFT masih ada, dan semakin mature dengan konsep dampak terhadap dunia nyata,” kata dia.

 

Selain menampilkan AR Digital Fashion di FBS, komunitas yang lahir dari inkubator bisnis komunitas web3 Maja Labs itu juga menampilkan AR Digital Fashion Show, sebuah peragaan busana dengan teknologi AR. Model Internasional dari Dubai berjalan di atas panggung dengan menggunakan baju polos minimalis, tapi seketika berubah menjadi menggunakan pakaian digital di layar besar.

Ada tujuh karya AR Digital Fashion yang ditampilkan bertema futuristik, modern dan tradisional Bali. Untuk karya dari Bali, seniman Drezzo by Maja Labs merespons kain endek dan songket dari Bali yang diubah menjadi pakaian berkonsep AR.

Seniman Digital Fashion Drezzo, Schieva dan Bagas, juga berkolaborasi dengan designer muda Vonazsar FTW menampilkan dua karya phygital fashion, semacam pakaian fisik-digital. Di mana baju dan jaket bekas diubah menjadi pakaian dengan model kekinian. Konsep itu disebut upcycling fashion. AR Digital Fashion Show itu menjadi yang pertama kali ditampilkan secara internasional di Dubai.

Di Indonesia, Drezzo by Maja Labs aktif mengembangkan Komunitas Web 3.0 khususnya AR Digital Fashion, dengan dukungan dari Maja Labs yang menjadi penggerak ekosistem Web3 di Indonesia, Drezzo.io tak hanya menjadi milik Indonesia, tapi juga sudah menjadi Platform Digital Fashion dan Art kelas dunia.

FBS 2023 Dubai merupakan rangkaian acara besar dari GITEX Global 2023. Acara blockchain itu berskala besar di kawasan Middle East and North Africa (MENA) karena menghadirkan berbagai stakeholder mulai dari regulator, pemerintahan, inovator, hingga investor dari berbagai negara.

Ajang itu menjadi momentum untuk bertemu lebih dari 1.000 investor global dan terhubung dengan pendiri startup terkemuka untuk berkolaborasi yang sesuai dengan minat bisnis, tingkat investasi, dan persyaratan lainnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement