Senin 16 Oct 2023 16:05 WIB

Agar Lebih Menyehatkan, Ini Cara Memasak Tomat yang Tepat

Banyak orang senang menyantap tomat dalam kondisi mentah dalam sajian salad.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Natalia Endah Hapsari
Jika ingin memasak tomat terlebih dahulu, seorang ahli menyarankan memanggang tomat dengan sedikit cuka dan bawang putih.   (ilustrasi)
Foto: Boldsky
Jika ingin memasak tomat terlebih dahulu, seorang ahli menyarankan memanggang tomat dengan sedikit cuka dan bawang putih. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Banyak orang senang menyantap tomat dalam kondisi mentah dalam sajian salad atau menu sayuran lain. Beberapa mengolahnya jadi jus segar. Menurut pakar kesehatan Michael Mosley, ada cara untuk membuat tomat yang disantap jadi lebih menyehatkan tubuh.

"Meskipun ada banyak hal yang baik dari tomat mentah, jika Anda benar-benar ingin meningkatkan manfaatnya, Anda harus memasaknya," kata Mosley pada siaran podcast "Just One Thing" besutannya, dikutip dari laman Exceptional, Senin (16/10/2023).

Baca Juga

Dia menjelaskan, tomat mentah kaya akan vitamin C, potasium, folat, serta likopen. Meskipun tidak masalah juga jika dimakan dalam kondisi mentah, tapi memasak tomat secara berlebihan meningkatkan jumlah likopen yang dapat diserap tubuh.

Likopen merupakan senyawa alami yang memberi warna merah pada tomat. Ada banyak penelitian yang menjanjikan seputar manfaat likopen, dengan antioksidan yang dipuji memiliki khasiat yang dapat membantu mencegah kanker, menurunkan kolesterol, dan menjaga kulit tetap sehat.

 

Tidak masalah juga apabila ingin menikmati tomat dalam bentuk jus. Sebab, jus tomat juga terbukti menurunkan kadar kolesterol. Para peneliti menemukan bahwa minum satu hingga 1,5 cangkir jus tomat setiap hari selama enam pekan dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, menurunkan kadar LDL atau kolesterol 'jahat', dan meningkatkan kadar HDL atau kolesterol 'baik'.

Pelatih kesehatan nabati Vanessa Sturman, sepakat bahwa tomat sangat bagus dimasukkan dalam menu sehat dan seimbang. Bisa juga dengan menyantap beragam buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian untuk mendapat berbagai nutrisi penting. 

Jika ingin memasak tomat terlebih dahulu, Sturman menyarankan memanggang tomat dengan sedikit cuka dan bawang putih. Lebih baik memanggang satu nampan sekaligus agar bisa disimpan selama beberapa hari, atau diolah menjadi saus. "Sangat lezat dan Anda mendapatkan lebih banyak likopen saat memasaknya," ucap Sturman.

Profesor Richard van Breemen dari Oregon State University telah melakukan penelitian ekstensif tentang bagaimana tepatnya likopen diserap oleh tubuh beserta dampak positifnya. Studi awal menunjukkan bahwa likopen dapat bermanfaat bagi pria pengidap kanker prostat, dengan mengurangi kerusakan DNA.

Van Breemen mengatakan, likopen merupakan molekul yang luar biasa. Mengonsumsi tomat mentah mungkin memberi 5-10 miligram likopen, tetapi dalam penelitian, 30-100 gram saus yang dibuat dari tomat segar mengandung sekitar 50 miligram likopen.

Dia menggambarkan likopen sebagai molekul yang sangat aman sehingga tidak ada bahaya apabila memakannya terlalu banyak. Apabila digabungkan dengan sedikit minyak, itu lebih baik lagi. "Ini adalah vitamin yang larut dalam minyak, jadi untuk membantu mengekstraknya dari tanaman saat kita memakannya, sedikit minyak zaitun sudah cukup," ucapnya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement