Selasa 26 Sep 2023 12:38 WIB

Nadin Amizah tak Terima Tubuhnya 'Disentuh' Fans, Suarakan Protes di Medsos

Nadin Amizah menyuarakan pentingnya tak sembarangan menyentuh tubuh orang lain.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Qommarria Rostanti
Penyanyi Nadin Amizah. Nadin menyuarakan keresahan dan protesnya terhadap fans yang menyentuh tubuhnya seusai manggung di Bandung, Jawa Barat.
Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Penyanyi Nadin Amizah. Nadin menyuarakan keresahan dan protesnya terhadap fans yang menyentuh tubuhnya seusai manggung di Bandung, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi Nadin Amizah mengalami perlakuan tidak menyenangkan saat manggung di Cihampelas Walk Bandung, Ahad (24/9/2023). Saat melintas di kerumunan penggemar, banyak orang berebut menyentuh tubuh Nadin hingga dia merasa terganggu.

Pelantun lagu "Rayuan Perempuan Gila" itu lantas menyuarakan keresahannya lewat akun Instagram pribadinya @cakecaine. Lewat fitur Story, Nadin mengunggah sejumlah video serta pernyataan tertulis yang membahas apa yang sudah dia alami di momen tersebut.

Baca Juga

"Audience membludak itu kadang rejeki kadang juga malapetaka ya. Naudzubillahimindzalik, mungkin ya orang tadi ga sengaja karena kondisinya se-chaos itu, tapi kalau emang udah serame itu mohon banget MOHON BANGET MOHON BANGET ga usah rebutan untuk nyentuh badan aku? Untuk apa?," kata Nadin.

Menurut perempuan 23 tahun itu, sangat tidak manusiawi jika seseorang disentuh tubuhnya di sana-sini hanya karena dia adalah figur publik. Dia meminta kepada semua penggemarnya untuk tidak menyentuh badannya dalam kondisi apa pun, kecuali sudah ada izin.

 

Nadin menyatakan tidak akan heran jika videonya berteriak saat hal itu terjadi akan menjadi viral. Sementara, ada juga video lain yang beredar di media sosial, menunjukkan banyak orang memegang Nadin sepanjang jalan di tengah lautan manusia.

Sudah ada beberapa penjaga yang mengawal Nadin, tapi kerumunan massa tetap berusaha menjangkau tubuh Nadin. Disampaikan Nadin, dia sadar yang disentuh hanya bagian tangan dan bahu, tapi dia tetap menganggap itu termasuk pelecehan atau harassment.

Meski begitu, Nadin tidak menganggap ada pelecehan seksual, minimal dengan kesengajaan. Dia hanya menyebutnya pelecehan, bukan pelecehan seksual. Akan tetapi, dia tetap pada pendiriannya, bahwa figur publik, termasuk penyanyi, tidak sepantasnya mendapatkan perlakuan seperti itu dari siapa pun.

"Public figure yang ga keliatan marah kalian sentuh-sentuh itu bukan berarti dalam hatinya tidak meraung untuk diperlakukan seperti itu juga. Mari kita alihkan pembicaraannya ke arah: bagian mana pun, tidak ada orang yang boleh menyentuhmu tanpa izin," ujar Nadin.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement