Ahad 16 Jul 2023 16:05 WIB

Jangan Sampai Keropos, Lakukan 6 Langkah untuk Kesehatan Tulang

Cek massa tulang secara rutin tiap enam bulan sekali.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Natalia Endah Hapsari
Tulang akan semakin padat bila ada tekanan. Kita berdiri, jalan, semakin banyak mendapatkan tekanan, maka tulang kita akan semakin padat  (ilustrasi).
Foto: www.freepik.com
Tulang akan semakin padat bila ada tekanan. Kita berdiri, jalan, semakin banyak mendapatkan tekanan, maka tulang kita akan semakin padat (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Tulang yang padat dan kuat penting untuk aktivitas setiap orang. Menurut dokter spesialis bedah ortopedi, dr Isa An Nagib SpOT(K) FICS, olahraga atau menggerakkan tubuh sangat baik untuk kepadatan tulang. Semakin banyak bergerak, semakin padat pula tulangnya.

"Dalam ilmu tulang, tulang akan semakin padat bila ada tekanan. Kita berdiri, jalan, semakin banyak mendapatkan tekanan, maka akan semakin padat," ujarnya dalam satu kesempatan.

Baca Juga

Data di Indonesia, menurut Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (Perosi), sebanyak 41,8 persen pria dan 90 persen wanita memiliki kepadatan tulang yang rendah. Selain itu, 28,8 persen pria dan 32,3 persen wanita mengalami osteoporosis (kerapuhan tulang) yang berisiko memicu patah tulang. Fraktur umumnya pada tulang belakang, panggul, juga pergelangan tangan. Per tahun 2019, fraktur meningkat 43,3 persen pada wanita dan 26,8 persen pada pria.

Kapan harus menjaga kesehatan tulang? Menurut Isa, di atas usia 30 tahun, setiap orang perlu waspada. Sebab, secara fisiologis, tulang mengalami degenerasi. Jika hal itu dibiarkan, kondisi tulang rentan patah. Jika sudah terjadi, ini berdampak pada kualitas hidup dan perlu upaya perbaikan dengan operasi yang berisiko dan masa pemulihannya lama.

Berikut adalah tips menjaga kesehatan tulang dari dokter spesialis bedah ortopedi, dr Isa An Nagib SpOT(K) FICS):

1. Mengonsumsi makanan-makanan dengan kandungan kalsium yang cukup untuk kebutuhan harian.

2. Melakukan aktivitas dan olahraga yang mampu menjaga kepadatan tulang, seperti bersepeda, berlari, dan berjalan.

3. Hindari aktivitas dan kebiasaan yang mendorong percepatan pengeroposan tulang: merokok, minum alkohol, dan sebagainya.

4. Tambahkan suplemen kalsium dan pastikan juga mengandung vitamin K2 dan magnesium sebagai pencegahan. Rutin dikonsumsi harian.

5. Saat seorang wanita sedang hamil dan menyusui, kebutuhan kalsium meningkat sehingga harus ditambahkan dengan suplemen.

6. Cek massa tulang secara rutin tiap enam bulan sekali. Jika sudah ada riwayat, diperlukan pemeriksaan rutin.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement