Selasa 27 Jun 2023 16:09 WIB

Muncul Ketombe di Jenggot, Bagaimana Menghilangkannya?

Munculnya ketombe di jenggot menjadi pengingat bahwa rambut di dagu perlu perawatan.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Qommarria Rostanti
Jenggot berketombe (ilustrasi). Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasi ketombe di jenggot.
Foto: www.freepik.com
Jenggot berketombe (ilustrasi). Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasi ketombe di jenggot.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketombe yang ada di jenggot membuat penampilan kurang enak untuk dipandang. Munculnya ketombe di jenggot menjadi pengingat bahwa rambut yang tumbuh di dagu juga butuh perawatan. 

Jenggot yang paling mengilap punbisa menjadi kering dan rusak jika dibiarkan tanpa perawatan, dan ketombe pun mulai membuat kulit mengelupas. Untungnya, solusi permasalahan ini cukup simpel.

Baca Juga

Anda hanya butuh rutinitas perawatan harian tiga langkah untuk mencegah ketombe di jenggot. Dilansir laman HT Lifestyle pada Selasa (27/6/2023), Direktur Medis dan dokter kulit di Revyve Skin, Hair and Nail Clinic di Faridabad, Sandeep Babbar, berbagi tentang ketombe jenggot hingga menyebabkan kulit mengelupas.

Dalam istilah medis, kondisi ketombe dan sisik itu disebut dermatitis seboroik. “Kami yakin Anda akan setuju bahwa memiliki jenggot yang gatal dan serpihan kulit yang terlihat di sekitar janggut tidaklah menyenangkan dan juga tidak dilihat,” kata Babbar dilansir Hindustan Times, Selasa (27/6/2023).

Babbar mengatakan, masalah kebersihan bukan satu-satunya penyebab ketombe rambut, meskipun itu juga merupakan faktor penentu. Perkembangan jamur pada kulit, yang dikenal sebagai Malassezia, sering menyebabkan ketombe. Kebanyakan orang dewasa yang sehat memiliki jamur ini yang hidup di kulit kepala tanpa efek buruk, tetapi orang yang berketombe mungkin memiliki sistem kekebalan yang terlalu aktif melawannya.

Babbar menjelaskan, jenggot tidak hanya berfungsi sebagai SPF alami, tetapi juga menghilangkan kelembapan dari kulit dengan menariknya dari permukaan ke rambut. Hal itu membuat masalah kelembapan menjadi lebih menantang bagi jenggot. Akibatnya, kulit di bawah rambut bisa menjadi sangat kering dan terkelupas, sehingga menimbulkan ketombe jenggot.

Selain itu, sel-sel kulit mati yang biasanya menutupi wajah tetapi dihilangkan dengan mencuci dan pengelupasan setiap hari dapat tertanam di sekitar batang rambut, menarik minyak, dan mendorong pertumbuhan rambut yang tumbuh ke dalam. Menurut Babbar, ada beberapa perawatan mudah yang harus Anda coba terlebih dahulu, sebelum mencukur jenggot.

1. Menggunakan sikat jenggot, hilangkan sel-sel mati

Gunakan sikat jenggot setiap hari untuk menjinakkan rambut yang membandel, mengurai simpul, dan mengelupas kulit di bawah jenggot. Setelah selesai, jangan lupa untuk mandi.

2. Bersihkan setiap hari

Selain menyisirnya setiap hari, Anda juga harus rutin membersihkannya. Masuk ke kamar mandi dan oleskan pembersih yang baik ke janggut dan seluruh wajah.

3. Oleskan minyak

Anda memiliki pilihan antara menggunakan pelembap untuk melembapkan jenggot atau menggunakan minyak jenggot berkualitas tinggi yang berfungsi lebih baik sebagai pelapis.

Babbar mengatakan, Anda sebaiknya rutin melakukan rutinitas perawatan jenggot agar mencegah ketombe muncul lagi. “Sangat penting bagi Anda untuk menggunakan insting Anda juga. Apakah Anda memiliki kulit yang kencang atau gatal? Coba tambahkan beberapa tetes minyak jenggot lagi,” ujar Babbar.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement