Kamis 22 Jun 2023 14:44 WIB

Tips Naik Pesawat Bareng Anak Agar tak Kelimpungan

Selain bagasi, yang perlu dipertimbangkan adalah makanan untuk anak-anak.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Qommarria Rostanti
Penumpang berjalan di lorong kabin dalam pesawat bersama anaknya (ilustrasi). Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membawa anak untuk berlibur menggunakan pesawat.
Foto: ANTARA/Makna Zaezar
Penumpang berjalan di lorong kabin dalam pesawat bersama anaknya (ilustrasi). Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membawa anak untuk berlibur menggunakan pesawat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Liburan sekolah telah tiba. Banyak keluarga bersemangat untuk melakukan perjalanan udara pada momen libur sekolah. Di luar periode liburan puncak, naik pesawat bagi sebuah keluarga memiliki tantangan tersendiri.

Musisi Michael dan Melody Moko dari Brisbane secara teratur membawa anak-anak mereka yang berusia delapan, empat, dan satu tahun, dalam sebuah tur antarnegara bagian untuk mengunjungi keluarga. Dilansir laman ABC, Kamis (22/6/2023), mereka membagikan tips bagaimana mereka bekerja keras saat melakukan penerbangan dengan anak-anaknya. Berikut penjelasannya:

Baca Juga

1. Berikan sedikit ruang kemandirian

Salah satu hal yang disarankan Michael adalah memberi anak-anak barang bawaan mereka sendiri, seperti koper beroda atau ransel yang berisi makanan ringan, botol air, aktivitas untuk di dalam pesawat, dan barang-barang lainnya. Ini akan tergantung pada usia mereka.

 

2. Kemasi banyak makanan ringan

Selain bagasi, kita juga perlu mempertimbangkan makanan untuk anak-anak, yang juga dapat membantu ketika terjadi penerbangan delay, karena biaya untuk membeli makanan dari bandara dapat bertambah.

3. Pastikan setiap aktivitas siap untuk dilakukan

Untuk membantu ketiga anaknya sibuk dalam penerbangan, pasangan ini mempersiapkan tontonan anak. Dan mereka memastikan semuanya (baik itu game, film, atau acara) diunduh sebelum penerbangan, jika tidak ada wifi. Anak-anak mereka juga senang menggambar, dan mereka membawa buku gambar dan pensil mewarnai selama penerbangan.

4. Pertimbangkan gendongan dan stroller

Jika bepergian dengan bayi, Michael dan Melody merekomendasikan gendongan bayi dan stroller. Stroller biasanya harus didaftarkan sebagai bagasi (tergantung ukurannya), jadi memiliki gendongan bayi dapat membantu tangan tetap bebas saat berada di pesawat dan terminal.

Michael dan Melody juga membagikan tips memesan pesawat. Mereka telah belajar melalui pengalaman bahwa maskapai mungkin memiliki biaya yang berbeda untuk hal-hal seperti stroller, carseat, atau dipan sebagai barang bawaan.

Dalam hal menghemat uang saat penerbangan dengan anak-anak, Michael merekomendasikan untuk melakukan sedikit riset dulu untuk membandingkan maskapai yang berbeda.

“Misalnya, sebagian besar maskapai penerbangan domestik mengizinkan kita untuk check-in hingga tiga barang bayi tanpa biaya tambahan seperti stroller, dipan, atau carseat. Namun, aturan seputar memeriksa barang serupa untuk anak kecil bervariasi,” kata Michael.

Kemudian dalam memilih penerbangan siang atau malam, untuk bayi dan anak-anak yang masih kecil, bepergian saat tidur siang atau bahkan malam hari sering kali lebih baik. “Mereka biasanya sedikit lebih tenang dan hanya duduk di sana dan bersantai karena mereka sedikit linglung. Ada sesuatu tentang lampu yang diredupkan di pesawat dan suasana yang membuat keadaan sedikit lebih tenang, dan mereka sering tertidur,” ujar Michael.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement