Kamis 08 Jun 2023 02:12 WIB

Dokter Ingatkan 5 Kebiasaan Ini Bahayakan Mata Seiring Waktu

Kesalahpahaman terbesar ialah orang yang tak berkacamata tak perlu periksa mata.

Rep: Santi Sopia/ Red: Reiny Dwinanda
Mengucek mata. Kebiasaan mengucek mata ada risikonya.
Foto: Republika/Desy Susilawati
Mengucek mata. Kebiasaan mengucek mata ada risikonya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada pepatah lama yang menyebutkan bahwa mata adalah jendela jiwa. Terkadang, mata juga merupakan jendela kesehatan secara keseluruhan.

Karena itulah, sangat penting menjaga kesehatannya dari kesalahan yang sering kali tidak disadari. Berikut beberapa kebiasaan umum yang sebenarnya bisa mengganggu kondisi mata seiring berjalannya waktu.

Baca Juga

1. Melewatkan pemeriksaan rutin

Menurut Christopher Starr, dokter mata di Weill Cornell Medicine, banyak orang berpikir jika mereka tidak memiliki masalah dengan penglihatan. Jadi, merasa tidak perlu mengunjungi dokter mata secara teratur.

"Dan itu adalah kesalahpahaman yang sangat besar," kata Starr, kepada laman Today, dikutip Rabu (7/6/2023).

Bahkan, jika Anda memiliki penglihatan 20/20 alias mampu melihat jelas dalam jarak enam meter, penting untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin, terutama seiring bertambahnya usia. Pemeriksaan mata melibatkan tes untuk menilai penglihatan dan memeriksa bagian mata terkait tanda-tanda penyakit, yang hanya dapat dilakukan oleh dokter mata.

Beberapa orang mungkin memerlukan pemeriksaan mata lebih sering berdasarkan faktor risiko dan gejala mata lainnya.

2. Mengucek mata

Ketua oftalmologi di Scheie Eye Institute, Penn Medicine, dr Bennie Jeng, mengatakan bahwa mengucek mata secara berlebihan atau terus menerus, dapat menyebabkan kerusakan permanen dan meningkatkan risiko infeksi bakteri di tangan. Mengucek mata juga telah dikaitkan dengan kondisi yang disebut keratoconus. Ini terjadi ketika kornea menjadi tipis dan cacat sehingga dapat menyebabkan penglihatan kabur atau sensitivitas cahaya, menurut Mayo Clinic.

3. Jarang memakai kacamata hitam

Salah satu kesalahan terbesar yang menurut para ahli, kerap dilakukan banyak orang sepanjang tahun, adalah jarang memakai pelindung mata. Baik itu karena tidak memakai kacamata hitam yang tepat atau tidak cukup sering memakainya, orang sering lupa betapa pentingnya melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet (UV), menurut dr Rudrani Banik, dokter mata di New York Eye and Ear Infirmary of Mount Sinai.

Dalam jangka pendek, paparan sinar UV yang berkepanjangan dapat menyebabkan mata kering dan iritasi atau bahkan terbakar sinar matahari. Seiring waktu, paparan sinar UV mata dapat merusak kornea dan menyebabkan katarak, degenerasi makula, masalah penglihatan, dan kanker pada mata serta kelopak mata.

Saat membeli kacamata hitam, carilah stiker yang bertuliskan 100 persen UVA dan UVB blocking atau UV 400. Sebenarnya, kacamata hitam juga diperlukan saat mendung, bahkan ketika ada salju.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement