Sabtu 29 Nov 2025 22:04 WIB

Industri Fesyen Ubah Strategi, Gen Z Kini Jadi Target Utama

Trend design fesyen saat ini butuh identitas visual dan inovasi material

Fesyen Industri
Foto: Fesyen Industri
Fesyen Industri

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Pelaku industri fesyen mulai mengandalkan kolaborasi kreatif untuk menarik konsumen muda di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Strategi ini digunakan untuk memperluas segmen dan menjawab tren desain yang kian menuntut identitas visual serta inovasi material.

Salah satu jenama lokal, Rider, menggandeng seniman mural Darbotz untuk menciptakan produk berbasis kreativitas dan teknologi yang menyasar Gen Z sebagai pasar potensial. Darbotz merupakan seniman mural ternama yang telah mendunia.

Public Relations and Digital Marketing Rider, Zaldy Handi Aditia, menyatakan kolaborasi tersebut menjadi strategi adaptasi perusahaan dalam menghadapi perubahan preferensi pasar. “Kami terus berinovasi agar relevan dan dekat dengan generasi muda,” kata Zaldy, Sabtu (29/11/2025).

Ia menjelaskan kolaborasi Rider x Darbotz menggabungkan teknologi material XtraCool dengan karakter visual khas Darbotz seperti “Monster Ball”. “Kolaborasi ini menjadi simbol bahwa Rider tidak pernah berhenti berinovasi. Kami ingin menunjukkan bahwa pakaian dalam juga bisa menjadi media berekspresi secara kreatif dan dapat dekat dengan budaya popular anak muda atau Gen Z,” ujarnya.

Darbotz menilai kerja sama tersebut sebagai peluang memperluas akses seni ke masyarakat. “Kolaborasi ini adalah kesempatan untuk membawa seni ke dalam keseharian masyarakat luas, sekaligus merayakan brand lokal yang telah menemani kehidupan masyarakat Indonesia selama ini,” kata Darbotz.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement