Rabu 03 May 2023 21:59 WIB

Kesepian dan Isolasi Sosial Picu Penyakit Jantung Koroner dan Strok

Mengatasi kesepian dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Reiny Dwinanda
Lansia sedang duduk sendirian sambil memegang gelas minuman. (ilustrasi). Mengatasi kesepian dan isolasi sosial dapat menjadi upaya untuk mengurangi risiko penyakit jantung koroner (PJK) dan strok.
Foto:

Meskipun gejala ini mungkin tampak tidak berbahaya, National Health Service (NHS) di Inggris mengatakan bagi sebagian orang, gejala ini bisa parah dan berdampak signifikan pada aktivitas sehari-hari mereka. Itu tidak berarti Anda merasa sedikit sedih di musim dingin.

Banyak faktor yang dapat menyebabkannya atau memperburuknya. Itu dapat memengaruhi hidup Anda seperti halnya jenis depresi lainnya.

"Ini bisa membuat frustrasi dan kesal jika orang tidak memahaminya, tetapi penting untuk diingat bahwa Anda tidak sendirian," kata NHS.

Menurut NHS, masyarakat harus mempertimbangkan untuk menemui dokter umum jika merasa menderita SAD atau sedang berjuang untuk mengatasinya. Dokter umum dapat melakukan penilaian untuk memeriksa kesehatan mental Anda.

Mereka mungkin bertanya tentang suasana hati, gaya hidup, kebiasaan makan, dan pola tidur Anda, ditambah perubahan musiman dalam pikiran dan perilaku Anda. Ada berbagai terapi untuk SAD, termasuk terapi bicara, perubahan gaya hidup, terapi cahaya, dan antidepresan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement