Senin 17 Apr 2023 07:37 WIB

Desainer Asal Bandung Buat Busana Muslim Angkat Tema Sejarah Kejayaan Islam

Setiap busana muslim yang diproduksi selalu memiliki cerita dibalik setiap gambarnya.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Gita Amanda
Masjid Hagya Sofia di turki menjadi salah satu inspirasi busana muslim printing keluaran jenama Deenha. (ilustrasi).
Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Masjid Hagya Sofia di turki menjadi salah satu inspirasi busana muslim printing keluaran jenama Deenha. (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kota Bandung, sepertinya tak kehabisan ide untuk berkarya membuat busana muslim. Tak heran, kalau hingga saat ini Bandung masih menjadi kiblatnya busana muslim di Indonesia.

Ide kreatif yang unik, salah satunya lahir dari perancang busana asal Bandung Nurlita Chaerani yang memiliki jenema Deenha. Desain model kerudung maupun busana muslim yang dikeluaran Deenha sangat unik. Karena, busana muslim dengan menggunakan kain printing di desain dengan penuh makna dan cerita oleh Nurlita. Bahkan beberapa di antaranya menceritakan tentang kejayaan Islam di masa lalu.

Baca Juga

Misalnya, dalam kain printing busana muslim yang didesainnya ada ikon kebanggan masyarakat Turki yaitu Masjid Hagya Sofia. Masjid biru yang mulanya berasal dari gereja ini menjadi salah satu dari beberapa gaun busana muslim yang mengedepankan sejarah.

Terlebih pemimpin legenda yaitu Muhammad Al Fatih melekat erat pada masjid tersebut. Sehingga kini masih terus menjadi kebanggaan masyarakat Turki, walaupun dinasti utsmaniyah telah runtuh sejak awal abad ke 19.

Pendiri jenama Deenha, Nurlita Chaerani mengaku desain-desain busana syar'i yang dibuatnya mengedepankan model yang tidak pasaran. Apalagi, dengan teknologi digital printing menjadikan busananya berbeda dengan yang lain.

"Tren sekarang memang pakai printing maupun sublim, sudah tidak lagi pakai pabrikan. Kita milih printing karena bisa desain sendiri, kemudian pakai sistem free order," ujar Nurulita kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Selain konsep printing yang tak pasaran, kata dia, setiap busana muslim yang diproduksi brand Deenha pun selalu memiliki cerita dibalik setiap gambarnya. "Semisal Masjid Hagya Sofia tadi, atau masjid-masjid di timur tengah lainnya, Misalnya yang ada di Kairo," katanya.

Selain itu, kata dia, busana syar'i custom yang diproduksi Deenha pun, selalu menggunakan bahan-bahan premium.

"Memang ada cost yang lebih mahal, karena kita printing, lalu ada kualitas desain dan bahan dari busana yang kita buat juga premium," katanya.

Nurlita mengatakan, tidak ada patokan pasti dari produk-produk busana syar'i custom. Harga akan ditentukan dari pesanan desain hingga bahan dari busana.

"Deenha yang untuk Daily atau sehari-hari itu masih terjangkau, ada yang Rp 299 ribu. Kalau rentang harga custom printing ratusan ribu hingga jutaan rupiah," katanya.

Menurut Nurlita, produk-produk Deenha telah merambah hingga negeri jiran Malaysia. Karena, produk Deenha memiliki ciri khas unik dimana setiap desainnya memiliki kisah tersendiri.

"Desain Deenha itu selalu ada cerita di setiap desainnya, ada historynya. Kemudian pemasaran,di Indonesia sudah ada dari Sabang sampai Merauke, keluar negeri itu sudah di Malaysia," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement