Senin 20 Mar 2023 13:20 WIB

Lupakan London Eye, Ini Dia Kincir Raksasa Seoul Ring

Seoul Ring akan setinggi 591 kaki atau 180 meter.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Natalia Endah Hapsari
Kincir raksasa Seoul Ring segera dibangun.
Foto: Daily Mail
Kincir raksasa Seoul Ring segera dibangun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Korea Selatan berencana membangun kincir ria tertinggi di dunia, yang ditargetkan rampung pada 2025. Kincir ria atau ferris wheel yang diberi nama Seoul Ring itu dirancang dengan desain futuristik, berbeda dari penampilan kincir ria tradisional.

Dikutip dari laman Daily Mail, Senin (20/3/2023), tampilan Seoul Ring nantinya tidak memiliki jeruji. Kincir ria itu menerapkan teknologi inovatif dengan pod/baja tahan karat. Dalam sebuah pengumuman resmi awal bulan ini, dikatakan bahwa Seoul Ring tidak hanya akan berfungsi sebagai fasilitas hiburan.

Baca Juga

"Juga akan menjadi kompleks budaya yang memberi pengunjung kesempatan untuk merasakan makna sejarah Nanjido. Selain itu, akan menyediakan berbagai festival, konten, dan program budaya dan pariwisata, serta tempat untuk komunikasi," demikian bunyi pengumuman tersebut.

Nanjido adalah lokasi bekas tempat pembuangan sampah di Haneul Park, Seoul, Korea Selatan. Tempat itu dijuluki sebagai pintu gerbang ke Seoul oleh Pemerintah Metropolitan Seoul (SMG). Di lokasi itulah kincir ria Seoul Ring akan dibangun.

Setelah berdiri, Seoul Ring akan setinggi 591 kaki atau 180 meter. Korsel berambisi mengalahkan kincir ria terbesar di dunia yang ada di Shandong, Cina, yang tingginya 475 kaki (sekitar 145 meter). Kincir ria ikonik lainnya yang ada di dunia yakni London Eye di Inggris, yang tingginya 443 kaki (135 meter).

Dengan ketinggian tersebut, pengunjung yang naik Seoul Ring bisa melihat pemandangan Sungai Hangang, pusat kota Seoul, Gunung Namsan, dan Gunung Bukhansan. Seoul Ring akan memiliki 36 kabin, yang masing-masing dapat diisi hingga 25 orang.

Ada alasan mengapa Haneul Park dipilih sebagai lokasi dibangunnya Seoul Ring, yakni karena tempat itu merupakan simbol rekonsiliasi antarkedua Korea. Lokasi tersebut dipilih dari sejumlah opsi alternatif termasuk Pulau Nodeul, Yeouido Park, dan Jamsil.

"Haneul Park dianggap sebagai tempat yang bermakna untuk simbolismenya sebagai gerbang ke Seoul dan Korea yang bersatu dan sebagai lokasi yang secara geografis dekat dengan Korea Utara yang menunjukkan keharmonisan dan reunifikasi ras Korea," kata SMG lewat pernyataan resminya.

Hal menarik lain dari Seoul Ring adalah penerapan teknologi hijau yang ramah lingkungan untuk memastikannya memenuhi tujuan keberlanjutan. SMG sedang berkonsultasi dengan pakar internasional di bidang arsitektur dan teknik, untuk memastikan cincin itu aman dan sehat secara struktural.

Itu sejalan dengan rencana SMG untuk mengembangkan desain infrastruktur yang lebih progresif dalam kemitraan dengan sektor swasta. SMG berharap Seoul Ring berfungsi sebagai //landmark// baru Seoul, meningkatkan posisi global dan daya saing kota tersebut, sekaligus merevitalisasi ekonomi lokal.

"Ini adalah tempat terbaik untuk mewujudkan visi kota untuk menemukan keharmonisan antara warga, planet, masa depan, dan lingkungan (yaitu netralitas karbon, perubahan iklim), mengingat masa lalu Haneul Park sebagai tempat pembuangan sampah," ujar SMG.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement