Selasa 07 Mar 2023 02:41 WIB

Duh! Satu Dari Lima Wanita Diperkirakan Obesitas Pada 2030

Kemenkes mengusulkan Kementerian Keuangan berlakukan cukai untuk gula.

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Agus raharjo
Obesitas (ilustrasi)
Foto: Pxfuel
Obesitas (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maxi Rein Rondonuwu mengkhawatirkan, adanya peningkatan obesitas di masa mendatang. Menurutnya, pada 2030 nanti, diperkirakan satu dari lima wanita dan satu dari tujuh pria akan hidup dengan obesitas.

“Ini setara dengan satu miliar orang di dunia. Jadi, prevalensi obesitas makin lama makin meningkat,” kata Maxi dalam webinar daring di Jakarta, Senin (6/3/2023).

Baca Juga

Dia menjelaskan, di Indonesia sendiri, peningkatan obesitas dalam satu dekade terakhir melonjak dua kali lipat. Jika pada 2007 angka obesitas di Indonesia mencapai 10,5 persen, peningkatan itu dia sebut melonjak pada 2018 menjadi 21,8 persen.

Angka yang ada itu, dinilai menjadi beban ganda negara-negara berkembang layaknya Indonesia. Pasalnya, selain kekhawatiran peningkatan obesitas, masalah malnutrisi besar juga masih menjadi masalah yang harus ditangani.

“Obesitas merupakan maslah global, ada dampak di miliaran manusia dan mengancam kesehatan masyarakat di Indonesia,” tegas dia.

Maxi menjelaskan, obesitas berpengaruh besar pada kerugian ekonomi terkait biaya perawatan pasiennya. Meski ada aturan Perpres Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, hal itu dia sebut belum cukup.

Oleh sebab itu, pihaknya mengusulkan beberapa langkah efektif yang bisa dilakukan untuk mencegahnya. “Usulan kami ke Kemenkeu agar dijadikan, gula terutamanya, dimasukkan ke cukai,” tutur dia.

Menurut dia, langkah itu bisa sangat efektif menekan peningkatan obesitas ke depannya. Lebih jauh, langkah lanjutan yang harus dilakukan, dia sebut mencakup preventif. “Jadi bukan dari sisi makanan saja, tapi juga aktivitasnya,” kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement