Selasa 28 Feb 2023 23:23 WIB

Karpet di Rumah Kotor? Begini Cara Benar Membersihkannya, Jangan Pakai Mesin

Tidak disarankan mencuci karpet menggunakan mesin cuci.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Qommarria Rostanti
Karpet (ilustrasi). Terkadang karpet mudah kotor dan agak repot untuk membersihkannya. Meski begitu, ada cara membersihkan karpet yang benar.
Foto: Ostrich Carpet
Karpet (ilustrasi). Terkadang karpet mudah kotor dan agak repot untuk membersihkannya. Meski begitu, ada cara membersihkan karpet yang benar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Karpet menjadi salah satu bagian penting untuk mempercantik ruangan. Namun terkadang karpet mudah kotor dan agak repot untuk membersihkannya. Bagaimana sebenarnya cara membersihkan karpet yang benar?

Owner PT Terang Cahaya Abadi Sejati sekaligus brand Ostrich Carpet, Halim, menjelaskan tips untuk membersihkan karpet sebenarnya mudah. Menurut dia, bila karpet terkena noda, gosok halus menggunakan sikat dengan sabun tanpa pemutih. Lalu bilas dan jemur.

Baca Juga

"Tidak disarankan untuk dicuci menggunakan mesin," ujarnya kepada Republika.co.id, Selasa (28/2/2023).

Sophia Halim mengatakan, karpet identik dengan kaki, yang artinya sering diinjak. Terkadang ini juga bisa menimbulkan aroma tidak enak.

"Solusinya adalah taburkan bubuk kopi yang belum diseduh ke seluruh permukaan karpet," ujarnya.

Tunggu beberapa saat untuk kopi menyerap aroma tidak sedap, lalu menggunakan vacum cleaner untuk mengangkat bubuk kopinya. Tak hanya itu, debu pada karpet juga tidak bisa kita hindari, bila karpet terlihat berdebu, bisa menggunakan vacum cleaner untuk mengangkat debunya.

Bagaimana cara memilih karpet yang tepat? Sophia Halim mengatakan, untuk memilih karpet yang tepat yang harus Anda lakukan adalah melihat katalog karpet, pilih motif, dan warna yang disukai. Selain lihat katalog, bisa juga kunjungi Instagram produsen karpet seperti @ostrichcarpet untuk inspirasi dekorasi rumah.

Dia juga menyarankan untuk mengukur luas ruangan yang ingin menggunakan karpet. "Pastikan ukurannya sesuai," ujarnya.

Industri fashion merupakan industri yang paling banyak menghasilkan polusi di dunia. Di Indonesia sendiri kota Bandung menjadi salah satu penghasil terbesar limbah sampah fashion.

Melihat hal tersebut, PT Terang Cahaya Abadi Sejati, perusahaan keluarga yang bergerak di bidang nonwoven/textile recycle sejak 1989, hadir untuk mendaur ulang sampah fashion menjadi berbagai macam produk. Salah satu produk nya adalah karpet brand Ostrich Carpet.

Dibuat secara lokal sejak 1990 di Kota Bandung, brand Ostrich Carpet selama puluhan tahun telah memberikan "nyawa tambahan" kepada sampah fashion di Indonesia dengan menghasilkan karpet hasil daur ulang. Karpet ini terinspirasi dari budaya, alam dan seni rupa. Ostrich Carpet sendiri menghadirkan karpet dengan berbagai varian motif, warna, dan harga yang sangat terjangkau untuk memberikan nuansa baru di dalam rumah.

“Selain memberikan desain dengan pola yang menarik, kami juga berfokus supaya harga bisa sangat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat,” kata Halim.

Inspirasi karpet mereka datang dari berbagai sisi. Sebagai contoh, ada motif yang terinspirasi dari batik Indonesia. Ini menjadikan suatu tujuan untuk memperkenalkan budaya batik Indonesia ke luar negeri dalam bentuk karpet.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement