Senin 06 Feb 2023 13:54 WIB

Bubaran Konser Dewa 19 Kacau, Asosiasi Promotor Soroti Kebiasaan Penonton di Indonesia

Penonton mengeluhkan sulitnya keluar area konser Dewa 19 di JIS, Sabtu (4/2/2023).

Penonton menyaksikan penampilan grup musik Dewa 19 pada konser bertajuk Dewa 19 - A Night At The Orchestra Episode 2 di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Sabtu (10/12/2022). Dalam penampilannya tersebut, Dewa 19 membawakan sejumlah lagu diantaranya Roman Picisan, Tangis Terakhir, Risalah Hati, Kirana dan Elang. Republika/Putra M. Akbar
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Penonton menyaksikan penampilan grup musik Dewa 19 pada konser bertajuk Dewa 19 - A Night At The Orchestra Episode 2 di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Sabtu (10/12/2022). Dalam penampilannya tersebut, Dewa 19 membawakan sejumlah lagu diantaranya Roman Picisan, Tangis Terakhir, Risalah Hati, Kirana dan Elang. Republika/Putra M. Akbar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) Dino Hamid mengungkap salah satu penyebab kekacauan akses keluar usai bubaran konser akbar grup band Dewa 19 di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (4/2/2023) lalu. Ia menyebut kebiasaan penonton di Indonesia turut andil.

"Karena orang kita masih terbiasa dengan kendaraan, kalau di luar negeri orang itu terbiasa untuk berjalan lima bahkan tujuh kilometer untuk mencapai venue suatu festival," ujar Dino saat dihubungi Antara, Ahad (5/2/2023).

Baca Juga

photo
Grup musik Dewa 19 tampil bersama vokalis Virzha (tengah) dalam konser bertajuk Dewa 19 - A Night At The Orchestra Episode 2 di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Sabtu (10/12/2022). Dalam penampilannya tersebut, Dewa 19 membawakan sejumlah lagu diantaranya Roman Picisan, Tangis Terakhir, Risalah Hati, Kirana dan Elang. Republika/Putra M. Akbar - (Republika/Putra M. Akbar)

Kapasitas parkir JIS memang sangat terbatas bila dibandingkan dengan kapasitas penonton stadion. Menyiasati isu ini, pihak promotor juga telah menyiapkan sejumlah kantung parkir yakni di area Ancol dan Kemayoran.

 

Shuttle bus juga disiapkan untuk mengangkut penonton dari area kantung parkir menuju venue acara. Kendati demikian, kemacetan dan sulitnya akses keluar usai bubar konser tetap terjadi hingga beberapa jam lamanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement