Kamis 02 Feb 2023 10:56 WIB

CDC Ungkap Merek Tetes Mata yang Diduga Picu Infeksi Bakteri Resistan Obat

Setidaknya 50 orang di AS terinfeksi bakteri dari obat tetes mata.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Reiny Dwinanda
Pria meneteskan obat tetes mata (Ilustrasi). Mayoritas orang di AS dilaporkan menggunakan EzriCare Artificial Tears bebas pengawet sebelum mereka terinfeksi bakteri pseudomonas aeruginosa.
Foto:

Mengenal bakteri pseudomonas aeruginosa

Bakteri pseudomonas aeruginosa umumnya ditemukan di air, tanah, dan di tangan orang sehat. Infeksi ini biasanya terjadi di rumah sakit di antara orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah.

Jenis bakteri ini sering kali kebal terhadap antibiotik standar. Tetes mata yang dimaksud diberi label bebas pengawet.

Artinya, produk tersebut tidak mengandung apapun yang dapat mencegah pertumbuhan mikrobiologis. Mungkin saja obat tetes mata itu terkontaminasi selama proses pembuatan atau ketika seseorang dengan bakteri di kulitnya membuka wadahnya.

Cara mengobati mata kering

CDC menemukan bakteri dalam botol tetes mata dan sedang melakukan tes untuk menentukan kemungkinan bakteri tersebut cocok dengan strain yang ditemukan pada pasien. CDC merekomendasikan agar dokter dan pasien berhenti menggunakan produk sampai penyelidikan dan analisis laboratorium selesai.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement