Jumat 20 Jan 2023 16:30 WIB

Pernah Kena Covid-19, Orang Jadi Berisiko Kembangkan Kondisi Jantung yang Fatal

Orang yang pernah kena Covid-19 berisiko alami strok hingga infark miokard.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda
Nyeri dada (ilustrasi). Penyintas Covid-19 berisiko mengembangkan masalah jantung.
Foto:

Pada 18 bulan setelah tertular Covid-19, risiko kematian tetap tinggi, yakni lima kali lebih tinggi daripada orang yang tidak terinfeksi. Untuk mendapat hasil studi, para peneliti melihat data 7.500 orang yang tertular Covid antara Maret 2020 hingga November 2020 di Inggris.

Tim peneliti membandingkan hasil kesehatan pasien yang pernah terinfeksi Covid-19 dengan 75.000 orang lain yang tidak pernah dites positif corona.

photo
Brain fog usik penyintas Covid-19. - (Republika)

Peneliti utama studi, profesor Ian CK Wong, mengimbau kondisi kesehatan orang yang pernah tertular Covid-19 sebaiknya dipantau setidaknya selama satu tahun setelah sembuh. Tujuannya, untuk mendiagnosis komplikasi kardiovaskular.

"Pasien Covid-19 lebih mungkin mengembangkan berbagai kondisi kardiovaskular dibandingkan dengan peserta yang tidak terinfeksi, yang mungkin berkontribusi pada risiko kematian yang lebih tinggi," ujar Wong, dikutip dari laman The Sun, Kamis (19/1/2023).

Terlepas dari itu, ada studi terpisah yang menunjukkan bahwa vaksinasi Covid-19 dapat mencegah komplikasi. Wong menyerukan studi lebih lanjut untuk menyelidiki keefektifan vaksin dalam mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan kematian setelah infeksi Covid-19.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement