Jumat 20 Jan 2023 14:45 WIB

Sempat Bocor di Internet, Film Horor Skinamarink Justru Raih Kesuksesan di Box Office

Kesuksesan Skinamarink mengejutkan karena film ini sempat bocor di internet.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Film Skinamarink. (ilustrasi)
Foto: BayView Entertainment
Film Skinamarink. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film horor analog indi Skinamarink telah meraup lebih dari 1 juta dolar AS atau sekitar Rp 15 miliar di box office kurang dari sepekan setelah perilisannya. Film eksperimental ini telah menghasilkan keuntungan besar dengan anggaran yang kecil, menghasilkan lebih dari 67 kali lipat dari anggaran awalnya yang hanya sebesar 15 ribu dolar AS atau sekitar Rp 227 juta.

Keuntungan Skinamarink sebesar 1 juta dolar AS mungkin terlihat kecil jika dibandingkan dengan film-film laris baru-baru ini seperti Avatar: The Way of Water atau M3GAN, tapi ini masih merupakan sebuah pencapaian yang cukup besar, terutama mengingat fakta bahwa film ini dirilis secara terbatas, diputar hanya di 692 bioskop di Amerika Serikat.

Baca Juga

Skinamarink dimulai sebagai proyek eksperimental dan berakhir sebagai film laris. Film ini merupakan karya sutradara Kanada, Kyle Edward Ball, dan difilmkan di rumah masa kecilnya di Edmonton, Kanada. Ball menulis naskahnya dengan mempertimbangkan rumah masa kecilnya, dan merekam seluruh film secara digital-bahkan mainan yang digunakan dalam film ini adalah mainan masa kecil Ball.

Dalam sebuah wawancara dengan Exclaim!, Ball menjelaskan bahwa pendanaan untuk film ini dikumpulkan melalui urun dana secara daring. Pemilihan pemain dilakukan melalui Facebook dan Twitter, dan distribusinya dilakukan melalui Reddit.

 

Ball mengatakan, sebagian dari kesuksesan luar biasa Skinamarink mungkin ada hubungannya dengan Tiktok. "Potongan film yang bocor populer di Tiktok sebagai "Horor Tiktok" dan kemudian jadi wacana di Twitter.

"Filmnya bahkan belum dirilis dan saya berada di tengah-tengah kontroversi di Twitter. Saya pikir tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa saya mungkin adalah salah satu pembuat film paling beruntung di dunia saat ini. Sungguh luar biasa. Tetapi ini aneh, karena saya tidak terkenal. Saya hanya terkenal karena 'Horor Twitter'," kata Ball seperti dilansir Collider, Jumat (20/1/2023).

Selama wawancara, Ball juga menjelaskan bahwa ide untuk film ini awalnya muncul pada 2017, setelah dia merekam video berdurasi empat menit yang secara visual menggambarkan mimpi buruk yang dialaminya semasa muda. Dia mengunggah video tersebut ke Youtube, dan ternyata kontennya tersebut disukai banyak orang.

Hal ini mendorongnya untuk membuat film Skinamarink karena ia ingin mengeksplorasi lebih jauh tema mimpi buruk masa kecil. Setelah Skinamarink selesai, Ball mengirimkan film tersebut ke berbagai festival dan akhirnya diterima di Fantasia. Dari sana, segalanya berkembang dengan cepat saat Fantasia mengirimkannya ke layanan lain, yang akhirnya membuat Shudder menerimanya dan menawarkan kesepakatan kepada Ball.

Namun, film ini bocor secara daring setelah Ball menandatangani kontrak, yang membuat Ball sangat kecewa. Tetapi ternyata itu adalah insiden yang membahagiakan karena menarik minat banyak orang.

Hasil box office Skinamarink diperkirakan terus meningkat selama pekan mendatang. Film ini mengumpulkan rating yang bagus sebesar 74 persen di Rotten Tomatoes. Skinamarink dibuat agar terlihat seperti rekaman lama dan hampir tidak memiliki suara atau dialog, yang membangun rasa takut yang luar biasa karena penonton harus menonton dalam keheningan yang memekakkan telinga.

Film ini mengangkat ketakutan dan kecemasan masa kanak-kanak yang mungkin pernah kita alami, di mana film ini memiliki pemahaman yang mendalam tentang psikologi anak. Dua anak yang tidak bersalah tidak dapat menafsirkan atau memahami dengan benar keadaan ini karena dunia masih baru bagi mereka. Akibatnya, imajinasi mereka mengisi kurangnya pengetahuan dan informasi.

Skinamarink dibintangi oleh Lucas Paul, Dali Rose Tetreault, Ross Paul, dan Jaime Hill. Film ini mengisahkan dua anak yang terbangun sendirian di sebuah rumah yang berubah bentuk, saat jendela, pintu, dan benda-benda lain menghilang satu per satu. Ketika mereka mencoba menghabiskan waktu dengan bermain gim dan menonton film kartun, mereka mulai mendengar suara yang mengancam yang membawa mereka lebih jauh ke dalam kegelapan.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement