Rabu 04 Jan 2023 19:11 WIB

Olahraga di Luar Ruangan Diprediksi Kembali Ngetren di 2023

Olahraga di luar ruang meningkatkan suasana hati dan membuat motivasi diri melonjak.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Qommarria Rostanti
Olahraga di luar ruangan diprediksi akan kembali ngetren pada 2023. (ilustrasi)
Foto: Republika/Abdan Syakura
Olahraga di luar ruangan diprediksi akan kembali ngetren pada 2023. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memasuki tahun 2023, banyak orang mencari cara menghidupkan kembali rutinitas olahraga. Sejalan dengan itu, industri kesehatan diproyeksikan terus tumbuh dan berkembang, sejalan dengan komitmen banyak orang terhadap kebugaran fisiknya.

Dean Zweck selaku manajer pengembangan produk di Total Fitness, klub kesehatan pasar menengah terkemuka di Inggris Utara dan Wales, membagikan prediksi terkait tren kebugaran sepanjang 2023. Berikut beberapa di antaranya, dikutip dari laman Sustain Health, Rabu (4/1/2023):

Baca Juga

1. Olahraga luar ruang

Beraktivitas di luar rumah membuat tubuh merasa lebih segar sekaligus meningkatkan kadar vitamin D. Kegiatan ini pun akan meningkatkan suasana hati dan membuat motivasi diri melonjak. Berolahraga di luar ruang pun hemat dan memiliki banyak manfaat.

 

2. Latihan fisik hibrida

Tren lain yang diprediksi mengemuka pada 2023 adalah latihan fisik hibrida. Artinya, seseorang mengombinasikan olahraga di luar ruang dengan olahraga di dalam ruangan. Misalnya, aktivitas berlari dan bersepeda, diselingi dengan yoga dan pergi ke pusat kebugaran dalam sepekan.

3. Tren inklusif

Zweck melihat adanya tren olahraga yang inklusif dalam sektor kebugaran sehingga banyak orang lebih nyaman mengekspresikan diri. Ada juga permintaan akan ruang khusus dan aman untuk berolahraga, misalnya area latihan khusus perempuan.

4. Pemulihan dan regenerasi

Seiring pertumbuhan industri kesehatan, Zweck memperkirakan orang-orang akan mulai menyadari pentingnya sesi istirahat dan pemulihan. Dengan begitu, perangkat seperti alat pijat dan peralatan pemulihan lain akan kian populer. Begitu juga bentuk latihan yang berfokus pada pemulihan, seperti yoga.

5. Gym untuk kesehatan

Gym alias pusat kebugaran tidak akan sebatas fokus di aspek kebugaran, tapi sebagian orang akan mulai melihat peningkatan fokus ke aspek kesehatan. Contohnya, akan berkembang fasilitas untuk membantu pengidap obesitas, kanker, long Covid, penyakit jantung, dan kondisi kesehatan khusus lainnya.

 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement