Senin 07 Nov 2022 14:07 WIB

Pernah Diminta Adele tidak Ambil Film Passengers, Jennifer Lawrence Menyesal

Sebagai sahabat, Adele meminta Jennifer Lawrence tidak ambil film 'Passengers'.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Nora Azizah
Sebagai sahabat, Adele meminta Jennifer Lawrence tidak ambil film 'Passengers'.
Foto: AP
Sebagai sahabat, Adele meminta Jennifer Lawrence tidak ambil film 'Passengers'.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris Jennifer Lawrence menyesal karena sudah mengabaikan peringatan dari sahabat baiknya, penyanyi Adele, soal film Passengers. Saat Lawrence mendapat tawaran membintangi film tersebut, Adele pernah menasihati untuk tidak mengambilnya.

"Adele menyuruhku untuk tidak melakukannya. Dia bilang, 'Aku merasa film luar angkasa adalah film vampir yang baru'. Seharusnya aku mendengarkannya," ungkap Lawrence. Lewat komentar itu, Adele memprediksi film akan mengalami kegagalan seperti sinema vampir yang kala itu kurang berhasil. Rupanya, hal tersebut memang terjadi.

Baca Juga

Passengers (2016) yang dibintangi Lawrence bersama Chris Pratt menjadi sandungan untuk karier sang aktris, sebab sinema drama fiksi ilmiah itu mendapat ulasan buruk dari kritikus dan penonton. Rating film di laman ulasan Rotten Tomatoes hanya 30 persen. Selain Passengers, deretan sekuel X-Men yang dia bintangi pun tak membantu, mengingat performa film yang dinilai publik kurang.

Padahal, sebelum itu nama Lawrence meroket di dunia keaktoran. Awal 2010-an, dia tenar dengan peran utama dalam waralaba Hunger Games. Aktingnya di film drama komedi Silver Linings Playbook rilisan 2012 bahkan membuatnya memenangkan Piala Oscar untuk aktris terbaik.

 

Sinema Passengers mengisahkan bahwa suatu ketika manusia Bumi melakukan pengembaraan ke seantero semesta. Untuk bisa sampai di lokasi tujuan tanpa menua, orang-orang dirancang untuk tidur panjang alias berhibernasi di pesawat ruang angkasa.

Akibat suatu kesalahan, seseorang terbangun dari hibernasi jauh sebelum jadwal, menimbulkan masalah fatal. Meskipun melibatkan dua bintang besar Hollywood sebagai tokoh utamanya,Passengers banyak dikritik karena ceritanya.

Beberapa bulan setelah Passengers rilis, Pratt dan produser Neal Moritz tetap membela sinema tersebut. Pratt mengatakan bahwa dia benar-benar tidak menduga akan ada kritik negatif terhadap film tersebut dan dia pikir suntingan akhir film "sangat bagus".

Sementara, Lawrence tidak ingin berbasa-basi. Dia tidak pernah menyatakan dengan gamblang bahwa Passengers adalah proyek film yang bagus. Selama periode tersebut dalam kariernya, Lawrence pun mengaku ada perubahan. "Saya mulai merasa lebih seperti selebritas daripada aktor, terputus dari kreativitas saya, imajinasi saya," kata Lawrence kala itu, dikutip dari laman //Entertainment Weekly//, Senin (7/11/2022).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement