Jumat 12 Aug 2022 21:05 WIB

Australia akan Selenggarakan Pemakaman Kenegaraan untuk Olivia Newton-John

Olivia Newton-John meninggal dunia pada Senin (8/8/2022).

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda
Aktris Olivia Newton-John dalam foto tahun 2018. Aktris Australia yang tenar lewat film Grase itu meninggal dunia setelah 30 tahun berjuang melawan kanker payudara metastasis pada Senin (8/8/2022) dan akan dikebumikan dalam pemakaman kenegaraan.
Foto: EPA-EFE/DANIEL POCKETT AUSTRALIA AND NEW ZEAL
Aktris Olivia Newton-John dalam foto tahun 2018. Aktris Australia yang tenar lewat film Grase itu meninggal dunia setelah 30 tahun berjuang melawan kanker payudara metastasis pada Senin (8/8/2022) dan akan dikebumikan dalam pemakaman kenegaraan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Australia akan menyelenggarakan pemakaman kenegaraan untuk Olivia Newton-John yang memiliki gelar kehormatan "Dame". Pihak keluarga telah menerima tawaran dari petinggi Australia menyusul kematian legenda Grease di usia 73 awal pekan ini.

"Kami akan menerima prosesi itu. Bukan hanya keluarga kami, tapi saya pikir publik Australia membutuhkannya. Dia sangat dicintai. Saya pikir negara ini membutuhkannya jadi kami akan menerimanya," kata keponakan mendiang, Tottie Goldsmith, mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Aceshowbiz, Jumat (12/8/2022).

Baca Juga

Tempat dan tanggal belum diungkapkan, tetapi pembicaraan akan berlanjut antara keluarga, Perdana Menteri Victoria Daniel Andrews, dan departemennya. Goldsmith mengatakan bahwa keluarganya cukup tersentuh jika masyarakat bisa berkumpul dan memberikan tribute terhadap Olivia.

"Kepergian Olivia membuat kami terpukul, tapi dengan dukungan banyak pihak dan kenangan yang sangat indah yang dibagikan banyak orang, membuat kami merasa lebih tenang," jelas dia.

Perdana Menteri Andrews sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa pihaknya telah meminta izin kepada keluarga untuk menggelar prosesi pemakaman untuk Olivia. "Untuk mengenang hidupnya, musik, film dan semua kontribusi luar biasa lainnya yang dia buat, kami tentu saja ingin berbicara dengan keluarga dan menghormati mendiang," kata dia.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement