Rabu 06 Apr 2022 23:23 WIB

Orang yang Kurang Tidur Lebih Berisiko Kena Kanker

Tidur nyenyak dan cukup istirahat dibutuhkan oleh tubuh.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Reiny Dwinanda
Susah tidur (Ilustrasi). Sejak pandemi melanda, banyak orang yang mengalami susah tidur. Kurang tidur bisa membuat orang berisiko kanker..
Foto:

Hussain Abdeh, seorang apoteker dari Medicine Direct, mengatakan, ada penelitian yang bertentangan tentang bagaimana tidak tidur dengan benar dapat meningkatkan risiko kanker. Namun, ia menyebut bahwa penelitian menunjukkan sejumlah faktor yang berkaitan dengan tidur dapat meningkatkan risiko jenis kanker tertentu, termasuk durasi, kualitas, dan konsistensi tidur.

Satu studi menyimpulkan orang yang tidur kurang dari enam jam semalam berisiko terkena penyakit kronis, terutama kanker dan strok.

Alasan yang mungkin untuk ini telah ditemukan dalam penelitian hewan.

Penelitian menunjukkan kurang tidur pada hewan menyebabkan kerusakan sel," kata Abdeh.

Ini mungkin menjelaskan peningkatan risiko kanker pada manusia, meskipun belum terbukti pada manusia. Hubungan lain yang mungkin bisa terkait ialah obesitas.

Abdeh mencatat bahwa ini adalah faktor risiko yang mapan untuk kanker dan kurang tidur sebelumnya telah dikaitkan dengan obesitas. Mengenai jenis kanker yang dipermasalahkan, Abdeh mengatakan bahwa Anda mungkin berisiko lebih tinggi untuk kanker payudara, kanker hati, kanker prostat, kanker ovarium, kanker paru, dan kanker usus besar.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement