Rabu 09 Mar 2022 22:26 WIB

Tulis Buku, Bob Dylan Bedah Lagu dari Banyak Musisi

Buku Bob Dylan berisi 60 esai dengan membedah lagi dari musisi ternama dunia.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Nora Azizah
Buku Bob Dylan berisi 60 esai dengan membedah lagi dari musisi ternama dunia.
Foto: Reuters
Buku Bob Dylan berisi 60 esai dengan membedah lagi dari musisi ternama dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bob Dylan mengumumkan bahwa dia sedang menulis buku baru bertajuk “The Philosophy of Modern Song”. Buku yang rencananya dirilis tanggal 8 November itu, berisi lebih dari 60 esai yang membedah lagu-lagu dari musisi seperti Stephen Foster, Elvis Costello, Hank Williams, dan Nina Simone.

“Saya akan menganalisa easy rhymes, merinci bagaimana penambahan satu suku kata bisa mempengaruhi lagu dan bahkan menjelaskan bagaimana bluegrass terkait dengan heavy metal. Esai-esai ini ditulis dalam bentuk prosa yang unik, misterius, mendalam tapi menyenangkan,” kata Dylan dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari Rolling Stone, Rabu (9/3/2022).

Baca Juga

Lebih jauh Dylan mengungkap bahwa buku ini bukan sekadar tentang musik, namun juga sebuah meditasi dan refleksi terhadap kondisi manusia saat ini. Buku ini juga akan memuat 150 foto yang dikuratori dengan cermat yang diyakini bisa menambah nilai seni.

Presiden dan Chief Executive dari penerbit Simon & Schuster, Jonathan Karp, mengatakan bahwa penerbitan buku “The Philosophy of Modern Song” akan menjadi hajat akbar bagi para musisi dan industri musik secara global.

 

“Buku ini hanya bisa ditulis oleh Bob Dylan. Tidak hanya suara dan karyanya yang luar biasa, dia juga bisa menyampaikan apresiasi dan pemahaman mendalam tentang sebuah lagu dan apa arti lagu bagi kita semua,” jelas Karp.

Sebelumnya, Bob Dylan juga pernah merilis buku memoar bertajuk “Chronicles: Volume One” pada 2014. Buku ini menceritakan bagaimana awal karirnya di New York City, serta proses pembuatan LP New Morning (1970) dan album Oh Mercy (1989). Desas-desus tentang sekuel Chronicles beredar selama bertahun-tahun, dan Dylan kadang-kadang mengatakan bahwa dia sedang mengerjakannya.

“Saya selalu mengerjakan bagian selanjutnya untuk Chronicles. Tapi Chronicles pertama saya garap sendiri. Saya bahkan tidak begitu yakin ada editor yang tepat untuk itu. Saya sebenarnya tidak ingin berkomentar terlalu banyak tentang itu. Yang pasti saya tidak keberatan menulis buku lanjutan, tapi saya perlu membaca ulang dan waktunya tak sebentar,” kata dia kepada Rolling Stone pada tahun 2012.

Dan meskipun “The Philosophy of Modern Song” bukanlah lanjutan Chronicles, hal itu tetap menarik bagi para penggemar Dylan yang belum pernah mendengar dia membahas keahlian menulis lagu dengan sedetail ini.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement